Alutsista KMC Komando Bantu Operasi Perairan Balikpapan

KMC Komando milik Kodam VI Mulawarman (Prokal)
KMC Komando milik Kodam VI/ Mlw (Prokal)

Kodam VI/ Mulawarman memamerkan alutsista yang dimiliki mulai dari kendaraan tempur darat hingga laut. Kendaraan itu dipakai untuk patroli maupun operasi perang dan siap digunakan dengan segala medan.

Dilansir dari laman Prokal (8/ 2), Salah satunya, Kapal Motor Cepat (KMC) Komando, yang ditempatkan di perairan Kota Balikpapan. Alutsista yang satu ini memiliki keunggulan dalam setiap pengoperasiannya. Salah satunya kapal mampu bermanuver dengan berbagai gaya memutar sampai membentuk melingkar dengan sangat cepat.

“Keunggulannya kapal ini mampu memutar balik secara cepat dalam hitungan detik. Dia mampu bermanuver dari segala macam medan. Pokoknya kapal ini sangat cepat,” kata Dandenjasaang VI-44-13 Bekangdam VI Mulawarman, Letnan Kolonel Trisno Yuwono saat memamerkan KMC Komando di Dermaga TNI AD di Kampung Baru Ujung kemarin (7/2).

Tidak hanya itu, kapal ini mampu bertahan di berbagai kondisi perairan. Trisno mengatakan, dirinya pernah berlayar saat kondisi gelombang di atas tiga meter. Tak hanya itu, KMC Komando masih mampu berjalan meskipun kedalaman air hanya 0,75 meter saja.

“Kapal ini berbobot 18 ribu kilogram, dia mampu berjalan meskipun kedalaman nggak sampai satu meter. Dia juga tahan dalam kondisi gelombang tinggi. Saya pernah berlayar di kapal ini itu saat kondisi dihajar ombak setinggi tiga meter tidak mudah terguling, nggak ada masalah, aman saja,” terangnya.

Selain itu di area kemudi juga di lengkapi GPS yang mampu membaca kontur permukaan dalam air. Serta memiliki perlengkapan senjata yang cukup dalam melakukan operasi. Bahkan dalam operasinya KMC Komando dapat berhenti mendadak, sehingga kapal tersebut sangat cocok untuk patroli perairan maupun operasi.

“Ini ada senjata jarak jauhnya tapi kami lepas karena kan tidak sedang operasi. Ini kami pakai patroli di perairan saja. Sebab sangat cocok. Bahan bakarnya saja sekitar 300 liter solar dalam satu jamnya, tapi kegunaannya sangat maksimal. Ini kalau dibeli harganya Rp 12 miliar per unitnya” ungkapnya.

Trisno mengatakan KMC Komando pernah dipakai saat operasi keamanan di Tarakan, Kalimantan Utara selama tiga bulan. Namun sejauh ini kapal tersebut juga banyak digunakan untuk mengangkut personel maupun logistik.

“Ini sudah banyak digunakan untuk pengangkutan logistik dan angkutan pasukan satu pleton,” pungkas dia.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s