Gripen E Diklaim Bisa ‘Habisi’ Jet Tempur Rusia

Militer Swedia membuat pernyataan yang berani dengan mengklaim pesawat jet tempurnya, Saab Gripen E, mampu “membunuh” jet-jet tempur Sukhoi Rusia. Militer tersebut bahkan sesumbar pesawatnya bisa mengalahkan jet-jet tempur Moskow meski tanpa teknologi siluman Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari laman Sindonews (10/ 2), Klaim itu disampaikan Komandan Angkatan Udara Swedia Mats Helgesson. Menurutnya, jet tempur Saab Gripen tidak dapat membawa senjata terbanyak, tidak memiliki teknologi siluman, bukan jet tempur jarak jauh, tercepat, atau bahkan termurah. Namun, pesawat itu memiliki fokus tunggal yang menjadikannya mimpi buruk bagi jet tempur Rusia.

“Gripen, terutama model E, dirancang untuk membunuh Sukhoi. Di sana kami memiliki sabuk hitam,” kata Helgesson kepada Yle.fi pada sebuah presentasi di Finlandia, di mana Swedia berusaha untuk mengekspor jet tempur.

Hampir semua jet tempur modern menjalani beberapa tingkat peperangan elektronik, tetapi menurut Bronk, Gripen E berdiri di atas yang lain.

Bronk mengatakan Gripen tidak suka menunjukkan kartunya dengan mendemonstrasikan kekuatan penuh melawan gangguan jet-jet lawan dalam pelatihan. Namun, lanjut Bronk, pada pesawat-pesawat Gripen melakukannya, itu benar-benar membuat situasi terbalik.

Untuk mengalahkan jet tempur Rusia yang menakutkan dan rudal surface-to-air (darat-ke-udara), AS sebagian besar telah beralih ke pesawat siluman atau tak terdeteksi radar. Teknologi siluman harganya mahal dan harus disesuaikan dengan bentuk pesawat.

Rusia saat ini berpacu untuk memecahkan kode guna mendeteksi pesawat tempur siluman F-35 AS, sistem senjata paling mahal dalam sejarah. Tetapi, Bronk mengklaim Saab mengambil pendekatan yang berbeda, dan lebih murah, untuk memerangi para jet tempur dan rudal Rusia dengan berfokus pada serangan elektronik. Taktik itu akan memberikan militer Swedia keunggulan dibandingkan dengan taktik siluman atau sembunyi-sembunyi.

“Seluruh konsep Gripen E adalah untuk beroperasi di wilayah Swedia, manfaatkan segala macam medan yang tidak rata di bawah penutup rudal surface-to-air yang ramah dengan paket EW (peperangan elektronik) yang luar biasa yang harus secara teori menjaganya tetap aman dari mayoritas rudal Rusia dan ancaman udara ke udara,” imbuh Bronk, dikutip Business Insider, Minggu (10/2/2019).

Selain itu, Gripen E dapat menembakkan hampir semua rudal yang dibuat di AS atau pun Eropa.

Photo: Gripen E with Meteor Missile (Saab)

Editor: (D.E.S)

Iklan

6 tanggapan untuk “Gripen E Diklaim Bisa ‘Habisi’ Jet Tempur Rusia”

    1. Waduh
      Beli gripen nanti pengadaannya berbelit
      Jet tempur gripen itu pemasoknya bukan berasal dari satu negara
      Tetapi 67% pemasok bersumber dari swedia atau eropa dan 33% bersumber dari amerika
      Lah kalau mau beli gripen saja harus ijin sama si asu, apa lagi uud kita yang mengharuskan adanya tot
      Mending beli langsung saja beli rafalr ataupun typhoon selain beli penempur dari rusia, meskipun lebih mahal tapi persyaratannya tidak berbelit dari pada harus beli dari asu

      Suka

  1. Nama Gripen (Griffin atau Gryphon) adalah nama mahluk dalam legenda Yunani yang bertubuh dan berekor singa, tapi bersayap dan berkepala rajawali, dan kaki depannya memiliki cakar panjang yang tajam. Selain mencerminkan karakter buas, makhluk tersebut menggambarkan penggabungan multiperan dalam satu pesawat. Prototype Gripen pertama kali terbang pada 9 Desember 1988. Sebuah kecelakaan fatal yang terjadi walaupun pilot selamat, membuat software untuk flight control harus dimodifikasi.
    Gripen NG kemudian mendapat desainasi lanjutan JAS-39E untuk single seater dan JAS-39F untuk tandem seater, atau dikenal dengan Gripen E dan Gripen F. Perubahan pada Gripen NG adalah perubahan radikal pada struktur pesawat, tepatnya dibagian tengah tempat roda pendarat utama, pada Gripen NG, main landing gear digeser kearah luar (jarak antara keduanya diperlebar) dengan konsekuensi ada penambahan ruang semacam fairing dibawah pangkal sayap. Penggeseran ini juga membuat Gripen NG atau E/F tersebut bisa dipasangi dua hardpoints dibawah perutnya yang pada Gripen A/B/C/D hanya ada satu. Struktur airframe juga diperkuat sehingga MTOW naik menjadi 16.500 kg (Gripen C/D 14.000). Akibat pergeseran, pelipatan roda mengayun kearah luar (sayap)…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/07/saab-jas-39ef-gripen-gripen-next.html

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s