Ditemukan, Bangkai Kapal Induk AS yang Ditenggelamkan Jepang saat PD II

Meriam anti-pesawat USS Hornet masih tampak utuh (RV Petrel)
Meriam anti-pesawat USS Hornet masih tampak utuh (RV Petrel)

Tim ekspedisi Amerika Serikat (AS) menemukan bangkai kapal induk USS Hornet. Kapal itu berperan besar dalam beberapa operasi militer AS di Pasifik saat Perang Dunia II, termasuk serangan ke Jepang atau dikenal dengan Doolittle Raid.

Dilansir dari laman I News (13/ 2), Ekspedisi yang dibiayai pendiri Microsoft, Paul Allen, itu menemukan USS Hornet di kedalaman lebih dari 5 kilometer di Laut Pasifik Selatan pada akhir Januari 2019. Namun kabar soal penemuan ini baru diumumkan secara resmi pada Selasa (12/ 2/ 2019).

“Kami punya Hornet dalam daftar kapal Perang Dunia II dan dicari karena punya tempat dalam sejarah sebagai kapal pengangkut yang punya peran besar dalam pertempuran laut,” kata Robert Kraft, direktur operasi bawah laut perusahaan Allen Vulcan, dalam pernyataan, seperti dilaporkan The Japan Times (13/ 2/ 2019).

Pencarian ini melibatkan 10 ahli yang menggunakan kapal penelitian sepanjang 76 meter RV Petrel.

Tim menemukan posisi USS Hornet setelah mengumpulkan data dari arsip nasional dan angkatan laut (AL). Selain itu tim juga mendapat data dari kapal lain yang terlibat dalam pertempuran Santa Cruz.

Foto yang dirilis menunjukkan, meriam anti-pesawat dan persenjataan lain masih tampak utuh menempel di kapal, jauh di laut dalam.

Sementara itu, Doolittle Raid merupakan serangan udara pertama AS terhadap Jepang, termasuk mengincar Tokyo.

Operasi ini dipimpin oleh James Doolittle dari dek USS Hornet pada April 1942. Dari serangan itu, pasukan AS memiliki kesimpulan bahwa daratan Jepang rentan terhadap udara AS.

Kapal ini juga berperan dalam operasi pembalasan atas serangan mendadak di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 dan memberikan dorongan moral yang penting bagi Amerika di perang lainnya.

“Di hari-hari kelam setelah serangan mendadak Jepang atas Pearl Harbor, dia dan Doolittle Raid merupakan senjata Amerika pertama yang memukul balik Jepang, memberikan harapan terhadap negara dan dunia ketika segalanya tampak suram,” kata Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut, Bill Moran, dalam pernyataan.

Masih di bulan yang sama, USS Hornet merupakan salah satu dari tiga kapal induk AS yang mampu menenggelamkan empat kapal induk Jepang di Midway, sehingga mengubah peta Perang Pasifik.

Namun kapal ini karam dalam Pertempuran Santa Cruz yang ganas pada 26 Oktober 1943. Setelah serangan terkoordinasi tanpa henti oleh pengebom dan pesawat torpedo Jepang. Setelah ditinggalkan para kru, dua kapal perusak Jepang meluncurkan torpedo hingga menenggelamkannya.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s