Indonesia dan DSME Akan Teken Kesepakatan Akusisi Kapal Selam

Galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) sedang dalam tahap akhir negosiasi untuk kesepakatan besar terkait ekspor kapal selam ke Indonesia, ungkap sumber perusahaan kepada JoongAng Ilbo pada hari Rabu.

Dilansir dari laman Korea JoongAng Daily (20/ 2/ 2019), Angkatan Laut Indonesia berencana untuk membeli tiga kapal selam baru dari DSME sebesar $ 1,2 miliar.

Pekan lalu, Jane 360 juga melaporkan bahwa Indonesia dan DSME hampir menandatangani pesanan untuk tiga kapal selam dengan berat 1.400 ton, versi modifikasi dari kapal selam diesel-elektrik Angkatan Laut Korea Selatan Chang Bogo.

Jika kontrak diberikan kepada DSME, galangan kapal akan memenangkan dua penawaran kapal selam berturut-turut dengan Indonesia.

Pada 2011, Korea memenangkan kontrak $ 1,1 miliar untuk tiga kapal selam seberat 1.400 ton sebagai bagian dari Rencana Strategis Pertahanan 2024 Indonesia.

Tiga kapal selam baru akan dibangun oleh DSME bekerja sama dengan PT PAL galangan kapal milik negara Indonesia.

“Selama tahap negosiasi akhir, diskusi akan berlangsung tentang cara membagi pekerjaan,” kata sumber industri pertahanan. “Produksi komponen dan perakitan akhir akan dilakukan di Galangan Okpo Korea dan galangan kapal di Surabaya, Indonesia.”

Menurut sumber, kontrak diharapkan akan ditandatangani bulan depan karena kedua belah pihak tidak memiliki perbedaan pendapat. Kontrak itu seharusnya ditandatangani tahun lalu, tetapi Indonesia meminta lebih banyak waktu untuk peninjauan dan batas waktu ditunda hingga Maret tahun ini.

DSME membuka pusat kerjasama teknologi di Galangan Kapal PT PAL pada Oktober tahun lalu sebagai bagian dari upayanya untuk mengamankan kontrak. Satu bulan kemudian, pihaknya menandatangani perjanjian dengan galangan kapal untuk membentuk konsorsium.

Sumber mengatakan DSME juga memiliki keuntungan karena Indonesia sudah mengoperasikan kapal selam buatan Korea.

Kesepakatan DSME dengan Indonesia pada 2011 adalah proyek ekspor pertahanan terbesar Korea pada waktu itu.

Dengan kontrak itu, Korea menjadi pengekspor kapal selam kelima di dunia. Dari tiga kapal selam yang dibeli oleh Indonesia, dua dibangun di Korea dan kemudian dikirim, dan yang terakhir saat ini sedang dibangun di galangan kapal PT PAL.

Jika DSME mendapatkan pesanan lanjutan, Korea akan memasok enam dari 12 kapal selam baru yang rencananya akan diperkenalkan oleh Angkatan Laut Indonesia.

Photo: KRI Nanggala 402 dan KRI Nagapasa 403 (IG Satselhiukencana)

Editor: (D.E.S)

Iklan

4 tanggapan untuk “Indonesia dan DSME Akan Teken Kesepakatan Akusisi Kapal Selam”

    1. Yah tapi realitanya begitu bro, malah dirakit dikoreanya wkwkw. Kapan mandirinya coba kalo kek begitu ToT-nya🤣 itu galangan di surabaya takut terbengkalai

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s