Islamabad Dilarang Gunakan Pesawat Tempur F-16 untuk Menyerang India?

F-16 Pakistan. ©AFP
F-16 Pakistan (AFP)

Pakistan mengaku tidak tahu bahwa mereka dilarang menggunakan pesawat tempur F-16 untuk menyerang India. Klaim bahwa Islamabad dilarang menggunakan F-16 untuk menyerang India pertama kali disampaikan New Delhi.

India mengatakan, berdasarkan perjanjian pembelian pesawat tempur F-16 antara Amerika dan Pakistan, disebutkan bahwa Islamabad dilarang menggunakan jet tempur tersebut untuk menyerang India. Klaim India ini membuat oposisi Pakistan mempertanyakan maksud dari pembelian F-16 dari AS, sebagaimana dilansir dari laman Sindonews (8/ 3).

Menteri Pertahanan Pakistan, Pervez Khattak mengatakan bahwa ia tidak mengetahui apakah ada ketentuan semacam itu dalam perjanjian pembelian jet tempur tersebut antara Amerika dan Pakistan. Dia lalu menuturkan akan memberitahukan kepada Parlemen dan publik jika perjanjian seperti itu memang benar ada.

“Saya akan segera memberi tahu Parlemen jika memang benar kesepakatan seperti itu ada,” kata Khattak saat berbicara di depan Parlemen Pakistan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (7/3).

Sementara itu, sebelumnyta Kemeneterian Luar Negeri AS mengakui bahwa mereka sangat erat mengikuti laporan tentang dugaan penyalahgunaan F-16 dalam pertempuran dengan India. Namun, Kemlu AS tidak menjelaskan maksud dari penyalahgunaan tersebut.

“Kami telah melihat laporan itu dan kami mengikuti masalah itu dengan sangat cermat. Saya tidak dapat mengkonfirmasi apa pun, tetapi sebagai kebijakan, kami tidak secara terbuka mengomentari isi perjanjian bilateral yang kami miliki dalam hal ini yang melibatkan Teknologi pertahanan AS atau komunikasi yang kita miliki dengan negara-negara lain tentang itu,” kata wakil juru bicara Kemlu AS, Robert Palladino.

Editor: (D.E.S)

Iklan

13 tanggapan untuk “Islamabad Dilarang Gunakan Pesawat Tempur F-16 untuk Menyerang India?”

    1. Nah itu dia bung… lalu untuk apa memiliki pespur canggih jika untuk menggunakanya mesti minta ijin dulu kepada yang menjual… bayangkan dalam situasi super darurat dan masih menunggu ijin… apa ga keburu luluh lantak.. kalau dapat ijin sih mendingan, kalau ga di ijinkan… apa ga keki, beli mahal2 ternyata pemakainnya terbatas…
      Dalam artikel media luar disebutkan kalau Pakistan merasa membeli dengan sistem Cash keras… bayangkan

      Suka

      1. Pertanyaannya dari mana india tahu isi perjanjian antara as-pakistan terkait penggunaan F-16 pakistan yg dirahasiakan ???
        Seandainya pernyataan pakar india itu benar, tentu wajar karena pakistan sangat dekat dengan china, lagi pula pakistan memang terkenal sarang teroris, jika bukan karena faktor teroris, kemungkinan pakistan tidak akan di izinkan mengakuisisi F-16…

        Yg jelas, ini tidak ada hubungannya dengan negara2 lain sesama pengguna F-16 termasuk indonesia…

        Suka

      2. Waw cash keras bahasa apa itu, apa duitnya klo digigit bikin gigi bolong ya ?

        Klo bisa bayar cash keras, kenapa negara ini kgk bayar sukro dgn cash keras ?
        Kan lebih efektif, betul begitu bung ?

        Suka

        1. Cash keras kan dibayar kontan langsung lunas bung… kalau beli rumah kan kalau beli cash keras di kasih potongan lumayan…

          Nah kalau urusan itu, dulu sejarahnya kan Pakistan – USA cs pak broo
          India akirnya tidak ada pilihan merapak ke Uni Soviet/Russia dan negara2 yang notabene tidak disetir USA seperti Israel dan Prancis…

          Nah Pakistan juga sebelumnya sangat dekat sama USA sampai kemudian beberapa tahun terakir ini rada berantem sama USA, menurut saya sih karena USA yang ingin melebarkan sayap dan merapat ke India maka USA memilih rada menjauh dari Pakistan…

          Sedangkan Pakistan – Russia sedikit merapat belakangan ini, hanya saja ada masalah besar dimana Russia – India merupakan mitra penting, kalau Russia ingin mempertahankanya maka Russia kan berpikir dua kali sebelum menjual alutistanya kepada Pakistan…

          Suka

  1. Kalo ada yg masih ingat, ketika kita baru membeli skadron F-16 A/B, tak lama kemudian kita ditawari 10 unit F-16 A/B tambahan yang sebenarnya adalah pesanan pakistan yg telah diproduksi namun dibatalkan pengirimannya oleh pemerintah usa karena pakistan diembargo (kalo ga salah berkaitan dg uji coba nuklir ????)

    Jadi hubungan antara usa~pakistan sejak dari dulu sdh mengalami pasang surut, ditambah lagi dg sikap pakistan yg ternyata malah mendukung dan melindungi kelompok taliban.

    Jadi apapun isi kesepakatan terkait persenjataan antara usa~pakistan tidak bisa digeneralisir ke negara lain.

    Contoh nyata : hercules dan bronco kita gunakan utk menyerbu timor leste….dan amerika tutup mata.

    Suka

    1. Halah..susahlah kalau udah ada yg percaya apapun yg ditulis sama media Bollywood. media Bollywood nulis F-16 ditembak jatuh dipercaya..Media Pakistan nulis Su-30 ditembak jatuh ngk dipercaya..padahal dua2nya sama ngk punya bukti..
      Kelihatan Ada yg penggemar Film Bollywood Dan Russian Fansboi..alias apapun yg jelek tetang barang Murika dipercaya walaupun bukti kurang atau ngk Ada (seperti kasus F-16 ditembak)..

      Bollywood kan yg bilang F-16 ngk boleh dipake pada konflik dg India..padahal itu muterin perjanjian Amrik dan Pakistan yg sebenarnya.
      Udah banyak yg nulis kalaupun bener F-16 Ini ada dalam konflik yg lalu..selama tidak digunakan dlm penyerangan ke India..ngk Ada masalah.
      Alias kalau digunakan untuk mempertahankan kedaulatan udara Pakistan yah ngk salah.

      Mesti dilihat historis F-16 dikasih ke Pakistan. Reagan dulu kasih F-16 ke Pakistan untuk ngelindungi diri dari Afghanistan yg masih dikuasai Rezim Komunis Dan Ada tentara Uni Sovyet disana.
      Tapi untuk jaga kestabilan dg India, maka diminta Murika kalau F-16 tidak digunakan untuk nyerang India, selama India tidak nyerang dulu. Alias” not for agreesive purpose but defense only”.

      Nah ini yg ‘kata media Murika’ lagi direview sama Murika..kalau F-16 terbukti digunakan untuk ‘self defense’s krn India masuk atau nembak ke udara Pakistan..yg ngk salah..tapi kembali Ini belum Ada omongan resmi..
      Kembali ini adalah kejadian khusus untuk Pakistan..krn Ada dalam perjanjian mereka waktu nerima batch awal F-16 jaman Reagan dulu.
      Apakah batch2 terakhir juga ngacu keperjanjian Ini ?…belum jelas..tapi Media Bollywood udah yakin itu..Dan langsung Ada yg percaya mentah2 apa yg ditulis Bollywood..

      Jadi kalau negara lain beli F-16 apa pasti seperti Ini ?…ya..ngak lah..Kan setiap negara kasusnya beda..
      He,he,he..tapi udah Ada yg nulis ‘mengindikasikan’ Hal yg sama akan dialami semua pembeli F-16..

      Suka

      1. Setuju itu.

        Kita pun beli F16 dan Apache juga for guarding the border and economic zone and for defense only.

        Selama tidak ada tetangga yang menyerang kita, kita nggak boleh menyerang terlebih dulu.

        Tetapi jika sudah ada yang dengan sikap bermusuhan menyerang wilayah kedaulatan kita, kita boleh membalas.

        Oleh sebab itu F16 kita juga diberi fasilitas untuk melakukan serang darat dan permukaan.

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s