Tiga Pabrikan Besar Pesawat Masuk Daftar Calon Pemasok AWACS TNI AU

Saab, Airbus dan Boeing dipastikan masuk ke dalam daftar calon pemasok pesawat AWACS yang tengah dicari TNI AU.

Dilansir dari laman My Lesat (19/ 03/ 2019), Pilihan atas ketiga pabrikan besar ini disampaikan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta, Selasa (19/3/2019).

“Kita belum memutuskan, karena ini masuk ke dalam Renstra III TNI yang dimulai tahun depan, namun kita sudah melihat dan mendengarkan pemaparan dari ketiga pabrik itu terkait pesawat yang ditawarkan,” ujar KSAU.

Renstra (Rencana Strategis) TNI merupakan aplikasi dari program MEF (Minimum Essential Force).

Ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, MEF merupakan amanat pembangunan nasional di bidang pertahanan keamanan.

Implementasi MEF dibagi ke dalam tiga Renstra yaitu Renstra I: 2010-2014, Renstra II: 2015-2019, dan Renstra III: 2020-2024.

Meski masuk ke dalam Renstra III, terkait pengadaan pesawat AWACS ini, Marsekal Yuyu Sutisna mengaku tetap menyiapkannya dari sekarang.

KSAU menyebutkan salah satu contoh sistem yang ditawarkan Saab yaitu Erieye.

Sistem radar Erieye adalah Airborne Early Warning and Control System (AEW&C) yang dikembangkan Saab Electronic Defence Systems dari Swedia.

Erieye menggunakan teknologi radar AESA (active electronically scanned array). Sistem Erieye digunakan pada berbagai platform pesawat seperti Saab 340 dan Embraer R-99. Baru-baru ini bahkan diimplementasikan di pesawat Bombardier Global 6000 sebagai Globaleye.

Ditambahkan KSAU, pengadaan pesawat intai (AWACS) dan pesawat tanker masuk ke dalam Renstra III.

“Namun kami sudah masukkan, saya mulai proses dari sekarang dengan harapan untuk mempercepat supaya tidak terjadi (penumpukan pengadaan-Red) seperti sekarang, kita jajaki dari sekarang dan diharapkan begitu Januari 2020 anggaran ada, langsung kita proses. Supaya dapat tercapai tepat waktu,” ujar Yuyu.

Dari ketiga pabrikan yang menawarkan, untuk saat ini semua informasi yang sudah dipaparkan perwakilan pabrik dikumpulkan di bagian pengadaan TNI AU.

“Saab bisa pesawat dari mana dan radar dari mana, sedangkan Boeing dan Airbus pesawat dari mereka,” kata Yuyu.

“Semua sudah paparan di Srena dan di kantor saya, sudah intip-intip lah, namun semua harus proses dan saya tidak bisa menentukan sendiri. Karena sekarang saya membentuk tim yang bisa membantu menentukan pilihan jenis alutsista yang dibutuhkan,” ulasnya.

Menurut Yuyu, sejak menjadi KSAU ia membentuk Sidang Dewan Penentu Pengadaan disingkat Wantuada. Sidang yang dipimpin KSAU ini dihadiri oleh seluruh perwira tinggi berbintang 2 serta bintang 1 dan kolonel terkait.

“Sidang menyampaikan apa yang dibutuhkan sesuai kebutuhan pengguna,” tegas Yuyu.

“Terkait AWACS, untuk Wantuada belum dilaksanakan karena masuk Renstra tahun depan, sehingga baru mendengarkan presentasi dari mereka dan dikolek di Disada (Dinas Pengadaan Angkatan Udara),” ungkap KSAU.

Photo: Saab 340 AEW (flickr)

Editor: (D.E.S)

Iklan

6 tanggapan untuk “Tiga Pabrikan Besar Pesawat Masuk Daftar Calon Pemasok AWACS TNI AU”

  1. si mbah ntung mana nih 😮 disebelah dia malah pesimis dengan pesawat buatan boeing,,,,😅 hhhhhh 😅
    sudah dibilang dari awal 😅 mending mah klo ku bilang menhan ambil aja pesawat weather radar dari honeywell yg ditawarkan kemarin 😮 buat c4isr….

    c4 😮 isr, butuh bunker c4 😅 isr nya dipesawat 😅 btw kita punyak bunker c4 kgk yah 😅

    Suka

    1. Memutarbalik fakta.

      Gue khan cuma ragu ama tanker boeing si Pegasus KC-46 yang dari B-767, itu tok.

      Tapi kalo yang wedgetail kagak ragu.

      Suka

      1. tpi benar pan, pesimis dgn pesawat buatan boeing. pan saya bilangnya begituh…hhhhh

        klo beli wedgetail kan itu request dari australi yg menginginkan proyek radar milik amerika dilanjutkan, akhirnya mereka juga nyuntik dana untuk rnd northrop buat radar mesa di wedgetail.

        amrik sendiri punyak program DRAGON utk mengupgrade radar yg berbentuk piringan.

        jadi klo misalnya australi nekan2 supaya radar mesa kgk dijual mungkin mereka kgk bakalan kasih….
        klo ga paling dapat aewc kayak punyak jepun yg berbasis 767.

        Suka

  2. selain itu masuk juga 2 pabrikan lainnya, yg satu kgk usah ditanyak, klo yg satu pakai C295 radar mungkin pakai EL/W-2090 yg berbentuk kaya jamur tapi lebih enak pakai EL/W-2085 yg conformal kayak yg sudah2 dibeli samak negara2 kawasan………

    Suka

Tinggalkan Balasan ke tukangngitungphd Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s