Pengadaan Su-35 Indonesia Terhenti Karena Pemilihan Umum

Pengadaan pesawat tempur multirole Sukhoi Su-35 ‘Flanker-E’ dari Rusia untuk Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) diperkirakan akan dilanjutkan setelah pemilihan umum Indonesia pada bulan April, ungkap seorang pejabat senior industri pertahanan Rusia.

Dilansir dari laman Janes (28/ 03), Viktor Kladov, direktur kerjasama internasional dan kebijakan regional Rostec, mengatakan, akuisisi 11 unit Su-35 seharga USD1,14 miliar telah dikonfirmasi oleh Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dalam kunjungan ke Moskow pada bulan Februari.

Kesepakatan itu dipersulit oleh permintaan Indonesia untuk melaksanakan countertrade. Meskipun sulit, permohonan dari Jakarta akan tetap dilaksanakan, ungkap Kladov.

Photo: Su-35 fighter (SergeyL)

Editor: (D.E.S)

5 tanggapan untuk “Pengadaan Su-35 Indonesia Terhenti Karena Pemilihan Umum”

  1. terbalik dgn kondisi saat ini, Rusia justru lebih dulu menawarkan barter SU 35 bahkan SU 57 dengan sawit malaysia, dan berniat memindahkan impor sawit dari Indonesia yg saat ini sebesar 90% ke Malaysia, mungkin ada kaitan nya dengan Service Sukhoi TNI AU ke ukraina, bentuk protes mereka

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s