Upgrade 10 Unit Pesawat Tempur F-16 Dibahas TNI AU dan US Government

Kelanjutan Program Falcon Star E-MLU antara TNI AU dengan US Government (FMS), dan Lockheed Martin Aero (DCS) dibahas serius selama dua hari di Madiun.

Dilansir dari laman Sindonews (4/ 4/ 2019), Falcon E-MLU merupakan program bersama, untuk melakukan upgrade atau peningkatan kemampuan 10 pesawat tempur F-16 A/B, yang dilaksanakan di Skadron Teknik 042, Lanud Iswahjudi.

Pertemuan ini, menjadi Program Management Review (PMR) ke-4, dengan agenda membahas capaian pelaksanaan pekerjaan modifikasi yang telah dilaksanakan.

Selain itu, juga dilakukan pembahasan tentang kendala yang dihadapi, serta strategi pemecahan permasalahan dan agenda selanjutnya.

Dalam pembahasan PMR ini hadir team dari US Government, ODC US Embassy, Lockheed Martin Aero, manajemen PT Dirgantara Indonesia (PT DI), perwakilan Freight Forwarder, pejabat Mabes TNI AU, serta tim manajemen pelaksana Program Falcon Star E-MLU.

Kepala Dinas Logistik Lanud Iswahjudi, Kolonel Tek. Royke C. Manusiwa membuka rapat kerjasama program Falcon Star E-MLU. (Istimewa) 1
E-MLU Pesawat tempur F-16 TNI AU (Istimewa)

Pertemuan ini memiliki agenda utama membahas ringkasan pelaksanaan kegiatan, pengiriman aset Classified dan Mod Kit, rencana kegiatan training termasuk Site Survey tim dari Lockheed Martin untuk pelaksanaan FCF.

Perwakilan Pemerintah USA diwakili oleh Col Kith Gibson, Mayor Elisabeth U. Co. Sedangkan dari LM Aero diwakili Jeff Boston, Michael Mc Spadden.

Sementara dari TNI AU diwakili Kepala Proyek F-16 EDA, Kolonel Tek. Royke C. Manusiwa, Kepala Departemen Aero AAU, Kolonel Tek. Iwan Agung, Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb. M. Satriyo Utomo, Kalibtek Koharmatau Kolonel Tek. Hery Supriyanto, serta Danskatek 042 Letkol Tek. A. Subagyo.

Kolonel Tek. Royke C. Manusiwa, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Logistik Lanud Iswahjudi, saat membacakan sambutan Komandan Lanud Iswahjudi, mengatakan, program Falcon Star E-MLU pesawat tempur F-16 A/B yang dilaksanakan TNI AU merupakan “World Class Project”.

“Pelaksanaan program ini membutuhkan dukungan kerjasama dari seluruh strategic patner yang terlibat, baik LM Aero sebagai sole source, US Government untuk GFE Items dan training, serta PT DI,” terangnya.

Kegiatan Falcon Star E-MLU, lanjutnya, adalah yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI AU. Tentunya, pelaksanaannya memiliki tantangan, karena harus berperan sebagai Program Office yang mengorganisir seluruh kegiatan ini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, dan pengawasan.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, dan kerjasama dalam menjalankan program ini. “Diharapkan semua berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan,” ungkapnya.

Photos: Kepala Dinas Logistik Lanud Iswahjudi, Kolonel Tek. Royke C. Manusiwa membuka rapat kerjasama program Falcon Star E-MLU. (Istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

10 tanggapan untuk “Upgrade 10 Unit Pesawat Tempur F-16 Dibahas TNI AU dan US Government”

  1. Tuh khan, ini adalah bukti transfer of technology yang tidak dapat dibantah dengan alasan apa pun, yang fanboy susuk sono mau jumpalitan juga tak dapat mengubah bukti.

    Suka

    1. Iya… memang tidak dapat dibantah, tetapi dengan segala hormat kepada F-16 A/B TNI AU yang sangat dibanggakan… upgrade ini tidak lantas menjadikannya menjadi F-16 V…

      Suka

  2. https://foreignpolicy.com/2019/04/04/did-india-shoot-down-a-pakistani-jet-u-s-count-says-no/?fbclid=IwAR3ODo-pbzOVqi4UkPqELW8jT-7v8W0fqr_N96bSeXEsRBET9HQbrW2v6yM

    He,he..Setelah diklarifikasi dan dihitung ulang..emang ngk ada F-16 Pakistan yg hilang. Matahin propaganda Indihe bin Bollywood yg ngotot Mig 21 mereka nembak jatuh F-16.

    Matahin mimpi Fansboi Rusia yg mimpi pesawat tua Rusia bisa jatuhin F-16. Waktu Lancer Defense nurunin berita Propaganda Bollywood soal F-16 jatuh..Ane udah bilang jgn nurunin berita Ini..krn bisa rusak credibility Lancer Defense..

    Tapi seperti biasa an diserang sama Fansboi Rusia yg lagi bermimpi..mirip dg Fansboi Indihe diforum2 luar yg masih bermimpi Dan Dom ‘denisl’ ketika mimpi mereka dipatahkan.

    Paling nanti Fansboi Rusia bilang Ini Kan yg ngitung orang Murika..jelas mereka mau Bela F-16..he,he..jgn lupa Mieika lagi usaha jualan ke Indihe..matahin mimpi Bollywood justru ngrusak usaha mereka..
    Tapi biarlah para Fansboi Rusia bermimpi terus..he,he..

    Suka

    1. Saya fans rusia ..tapi justru saya lebih suka f16 pakistan tidak ditembak pesawat india … karena pakistan sesama saudara muslim

      Suka

    2. Kan sudah dibantah sama India juga… kalau ini hanyalah pernyataan yang dimuat dalam artikel FP, bukan dalam pernyataan resmi oleh pihak USA sendiri, dan sumber2 sekalipun menggunakan anonim… yang tidak bisa di ketahui secara pasti kebenaranya… pihak India juga menyatakan pasti kemungkinan besar pihak USA akan menyembunyikan fakta (jika benar) bahwa F-16 tertembak oleh Mig-21 karena itu jelas mempermalukan mereka…
      Sepele kok, tinggal USA secara resmi memberikan konferensi pers yang menyatakan tidak ada pesawat F-16 yang tertembak jatuh, sudah beres kok… tetapi ingat, di lain hal USA sangat ingin mendapatkan pasar militer India, sehingga USA pasti akan bersikap hati2 dalam situasi ini…
      Yang pasti proyek F-21 sepertinya akan gatot….

      Suka

  3. upgrade nya cuman mentok di 30 km aja bangga
    koh…koh…kohhh
    cina punya rudal jangkauan 300 km,kan katanya ntung ntah benar ntah nggak f 16 kan untuk menghadang cina di natuna.
    ha….ha…..he….he….
    bandingkan 30 km dan 300 km ha…ha…ha…ha…ha…ha…ha…
    sekarang jamannya rudal jauh coy ha…ha…ha….
    makan tu rudal pendek…….he….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s