Pindad Akan Tandatangani Kontrak Pembelian Perdana Medium Tank Harimau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengaku sangat bangga karena anak-anak muda dari Pindad makin berinovasi. “Sehingga kami yakin ke depan akan bisa menjadi pemain dunia,” kata dia di sela perayaan HUT BUMN ke-21 berbarengan dengan perayaan hari jadi PT Pindad ke-36 di Gedung Sate, Bandung, Sabtu, 6 April 2019.

Dilansir dari laman Tempo (6/ 4/ 2019), Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, paling telat pada Mei 2019 nanti Pindad akan menandatangani kontrak pembelian perdana medium tank Harimau, alutsista terbaru buatan Pindad. “Rencananya 18 unit,” kata dia di Bandung, Sabtu, 6 April 2019.

Abraham mengatakan, pesanan medium tank tersebut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI Angkatan Darat. “Mulai tahun ini kita bisa mulai kontrak dengan pendanaan luar negeri untuk medium tank kita,” kata dia.

Abraham tidak merinci nilai kontraknya. “Proyek pendanaan luar negeri itu untuk pengadaan tank Infantri dan tank Kavaleri tahun ini,” kata dia.

Abraham mengatakan, medium tank yang dinamai Harimau tersebut direncanakan untuk dipergunakan oleh satuan Kavaleri TNI. Sementara untuk satuan Infanteri akan menggunakan Anoa 8×8. “Kita menjual Tank Harimau kita untuk Kavaleri, untuk TNI,” kata dia.

Kapasitas produksi Pindad mencukupi untuk menuntaskan pengerjaan pembuatan tank tersebut dalam setahun. “Kapasitas produksi kita 80 unit per tahun, untuk Medium Tank,” kata dia.

Abraham mengatakan, penandatanganan kontrak pengadaan tank Harimau akan dilakukan paling cepat bulan ini. “Harusnya kita rencanakan di April, mungkin di Mei ini,” kata dia.

Photo: Harimau medium tank demonstrated at Indo Defence 2018 (def.pk)

Editor: (D.E.S)

Iklan

19 tanggapan untuk “Pindad Akan Tandatangani Kontrak Pembelian Perdana Medium Tank Harimau”

  1. Pemerintah rezim ini paling pelit dalam urusan hankam dan alutsista . Ini kn kelas medium tank harusnya kuantitasnya diperbanyak bukan malah diturunin -_-

    Suka

  2. Pemerintah rezim ini paling pelit dalam urusan hankam dan alutsista . Ini kn kelas medium tank harusnya kuantitasnya diperbanyak bukan malah diturunin -_-

    Suka

    1. Dimana-mana yg namanya produksi batch 1, selalu dipesan dlm jumlah minimal utk dievaluasi kekurangannya….cn-235 batch 1 dulu juga hanya diproduksi 10 unit (utk RI dan spanyol), setelah melewati tahap penyempurnaan ulang baru siap diproduksi masal dlm batch berikutnya 🤷

      Kesian deh kamu @tarpi….kudet 🙆🙆🙆

      Suka

      1. Kn prototype nya udah diuji boss , buat apa pake evaluasi segala . Dimana2 sekalipun luar negeri kalo udh uji prototipe dan hasilnya memuaskan pasti lgsg diproduksi massal lah ,baru jika ada kekurangan pasti lgsg diperbaiki sebelum masuk tahap produksi lebih lanjut . Itupun ada lrip (low rate intial production )biasanya dipake untuk alutsista macam pesawat sama jet tempur ,kalo tank mah kgk

        Suka

        1. Itu mah tank jaman baheula…….yg belum dicangkok ( sistim elektronik, komputer, navigasi, sistim pembidikan, perlindungan diri dari bidikan laser range finder lawan, alkom dll) —–>>> ini semua masih hal yg baru utk TNI AD dan PINDAD, maka perlu diteliti lagi efektivitasnya di cuaca tropis 🙆🙆🙆

          Suka

  3. Waw 8×8, kemarin malah pas 1 April 2019 sudah ada anon 10×10 dan 11 x 12 😱

    Suka

  4. Walaupun hanya 18 unit tank harimau, cukup untuk mendampingi 72 unit M113 APC, 12 truck logistik, 12 unit Komodo. Itu semua bisa membentuk 2 batalyon infantri mekanis.

    Suka

  5. Beli sedikit dl buat latihan dibaturaja,asah strategi sekalian ngumpulin duit buat next order..

    20 tahun kedepan kan dibisikin gak ada perang…ngapain banyak” xixiixixi

    #ngeles mode on

    Suka

    1. Mbok coba tunjukkan link atau video pas rapat-rapat komisi I dg kemhan…ada nggak disitu, perwakilin fraksi dari partaimu yg dikomisi I yg gak setuju dg besaran anggaran utk kemhan, yg sampai gebrak-gebrak meja trus walkout gitu @ blegedes🤷

      Lha kalo cuma penyataan utk kepentingan kampanye mah bebas…gak usah bayar 🤦🤦🤦

      Suka

      1. Okelah @blegedes…kalo ga bisa jawab pertanyaanku gak usah berpikir keras 😂😂😂

        Suka

        1. Tenang tho mbah, mungkin dia walo pun negara +62, mungkin beda GMT sama mbah, jadi ada lag dikit.

          Suka

    1. Anggaran pertahanan itu tiap tahunnya mengalami kenaikan thole….kamu aja suka nelan hoax mentah-mentah @rakyat indonesia 🤦🤦🤦

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s