PT Pindad Jajaki Ekspor 120 Tank Harimau ke Asia Selatan

PT Pindad tengah menjajaki ekspor Tank Harimau di beberapa negara di dua kawasan Asia yaitu negara-negara di ASEAN dan di Asia Selatan.

“Kita sedang ikut tender, di salah satu negara ASEAN dan di negara Asia Selatan. Di ASEAN 44 unit, kalau yang di Asia Selatan 120 unit,” kata Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad, Widjajanto di Komplek Pindad, Bandung, Jumat, usai acara penandatanganan kontrak alutsista, Jumat, 12 April 2019, sebagaimana dilansir dari laman Tempo (12/04/2019).

Namun Widjajanto enggan menyebutkan lebih spesifik nama negara tujuan ekspor tank tersebut. “Jangan nyebut nama negara, ya. Nanti saya disemprit,” ucapnya.

Tank Harimau merupakan hasil kerja sama PT Pindad dengan Turki. Tank tersebut dikembangkan masing-masing oleh dua negara tersebut. Untuk pemasarannya, telah disepakati bahwa Indonesia akan menjual tank ke negara-negara di Asia, sementara Turki memasarkan tank ke negara-negara di Eropa.

Widjajanto mengatakan, saat ini pembuatan tank tersebut telah memiliki kadar kandungan lokal untuk bahan material sekitar 60-70 persen. Untuk baja, masih dilakukan impor, mengingat belum ada yang mengembangkan di Indonesia.

Tank Harimau merupakan kendaraan tempur tank medium modern. Dikembangkan bersama antara PT Pindad dengan FNSS Turki. Tank tersebut bila di Indonesia dinamai Harimau, di Turki dinamai Kaplan MT.

Photo: Kaplan MT (FNSS)

Editor: (D.E.S)

2 tanggapan untuk “PT Pindad Jajaki Ekspor 120 Tank Harimau ke Asia Selatan”

  1. industri pesawat, sudah, kapal cepat rudal, sudah. Kapal selam, hampir mandiri. Pamser infantri sudah. Tank sudah. Semuanya tinggal membesar kandungan lokal dan full technology transfer. Jika darurat, Indonesia bisa genjit undustri pertahanan.

    Suka

  2. Bukan rahasia umum, semua orang tau yang di maksud untuk asia tenggara filipina (tapi filipina tak akan beli dari kita kalo tank harimau (kaplan) tersebut belum di pakai tni ad (bấttle proven) ).untuk negara asia selatan bangladesh. Sedang untuk membangun pabrik perakitan di Asia Selatan pindad kemungkinan besar bangladesh (itupun kalau memesan tank harimau dan senapan serbu ss2 dalam jumlah banyak), bisa juga Sri Lanka karena negara ini ngebet ingin punya industri militer (sampai salah satu industri militer swasta nasional beberapa tahun lalu di rayu untuk pindah ke sana).

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s