Thales dan PT Len Berkolaborasi untuk Mendukung Pengembangan Radar Indonesia

Dengan lebih dari 17.000 pulau dan wilayah yang membentang sepanjang 1,9 juta kilometer persegi, memastikan kedaulatan udara merupakan prioritas strategis bagi Indonesia.

Selama 35 tahun terakhir, Thales telah mendukung ambisi Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU) melalui penyediaan radar pertahanan udara dan pusat-pusat operasi udara di seluruh negeri.

Hari ini (23 April 2019), Thales memperkuat dukungannya kepada TNI-AU dengan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) yang ditandatangani dengan PT Len di bidang pengembangan radar, pilar utama dan salah satu dari tujuh industri strategis* yang akan dikembangkan di Indonesia sebagaimana digariskan oleh Kementerian Pertahanan.

Proyek strategis radar Indonesia dirancang untuk meningkatkan, memperluas, dan memperkuat jangkauan radar nasional di seluruh wilayah darat dan laut negara yang luas.

Dilansir dari laman PR Newswire (23/ 04/ 2019), Melalui MoU ini, Thales akan menyediakan pemeliharaan untuk armada radar pertahanan udara yang ada saat ini, yang sedang beroperasi dengan Angkatan Udara, serta mendukung PT Len dalam pelatihan dan alih teknologi, untuk membangun keahlian lokal dalam manajemen dan pemeliharaan radar.

Berkat keahlian Thales dalam teknologi tinggi, PT Len akan dapat membantu operator Indonesia membuat keputusan terbaik saat hidup dipertaruhkan.

Nota Kesepahaman selanjutnya memperluas kolaborasi Thales dan PT Len selama bertahun-tahun di sektor pertahanan, yang mencakup MoU-MoU sebelumnya yang ditandatangani untuk penelitian dan alih teknologi dalam sistem manajemen pertempuran angkatan laut.

Di luar sektor pertahanan, Thales dan PT Len juga berkolaborasi dalam memberikan sistem pensinyalan canggih untuk proyek kereta api di Indonesia dan pasar ekspor, melalui MoU terpisah yang ditandatangani pada 2018.

Erik-Jan Raatgerink, President Director, PT. Thales Indonesia. (GBP)
Erik-Jan Raatgerink, Country Director, Thales di Indonesia. (Istimewa)

“Thales sejalan dengan ambisi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan militernya sambil membangun kemampuan lokal dalam R&D, pemeliharaan sistem dan manufaktur. Kami sangat terlibat dalam industri pertahanan strategis di Indonesia, dan MoU ini memungkinkan kami untuk mendukung PT Len, mitra elektronik pertahanan terkemuka di Indonesia , dalam tujuan mereka menjadi pakar terkemuka di negara itu dalam teknologi radar dan pertahanan udara,” ujar Erik-Jan Raatgerink, Country Director, Thales di Indonesia.

* Kementerian Pertahanan Indonesia telah menjabarkan tujuh industri strategis untuk dikembangkan di Indonesia. Ini berada di bidang jet tempur, kapal selam, rudal, roket, propelan, tank menengah, dan radar.

Photo Ilustrasi: Radar TRS Ground Master 400 Remote (Thales Raytheon)

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s