Dassault Aviation dan Airbus SE Luncurkan Pesawat Tempur Generasi Baru di Paris Air Show 2019

Raksasa dirgantara Prancis Dassault Aviation bersama perusahaan pertahanan, keamanan, dan dirgantara Eropa Airbus SE telah meluncurkan mock-up Pesawat Tempur Generasi Baru (New Generation Fighter) di Paris Air Show 2019.

Dilansir dari laman Defence Blog (17/ 06/ 2019), Dassault Aviation dan Airbus SE telah menyampaikan proposal industri bersama kepada pemerintah Prancis dan Jerman untuk Tahap Demonstrator pertama dari Sistem Tempur Udara Masa Depan (Future Combat Air System/ FCAS).

Pencapaian penting berikutnya dalam program ini dipamerkan dengan peluncuran model New Generation Fighter and Remote Carriers kepada publik dunia pada hari pembukaan Paris Air Show 2019.

Pengungkapan model oleh Eric Trappier, CEO Dassault Aviation dan Dirk Hoke, CEO Airbus Defense and Space disaksikan oleh tuan rumah di upacara pembukaan di bandara Le Bourget, disaksikan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron, dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Florence Parly, Menteri Pertahanan Federal Jerman, Ursula Von Der Leyen dan Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles.

Fase Demonstrator ini akan mencakup periode antara 2019 hingga pertengahan 2021 dan akan berfungsi sebagai titik awal demonstran dan pengembangan teknologi untuk Pesawat Tempur Generasi Baru (New Generation Fighter/ NGF), Remote Carriers (RC) dan Air Combat Cloud (ACC) untuk dapat terbang pada tahun 2026.

Berbagai perjanjian kerjasama, yang juga mencakup perusahaan MBDA Systems dan Thales, berisi ruang lingkup perencanaan yang pasti dari Tahap Demonstrator pertama, cara kerja dan perjanjian komersial.

Selain itu, penanganan Hak Kekayaan Intelektual yang transparan dan adil telah ditetapkan dalam perjanjian kerja sama masing-masing.

Secara paralel, Safran dan MTU bertugas mengembangkan Mesin Baru.

“Studi Konsep Bersama yang diberikan kepada Dassault Aviation dan Airbus pada Januari 2019 adalah langkah pertama dalam kerja sama yang bermanfaat antara kedua perusahaan. Fase Demonstrator pertama menandai langkah menentukan lainnya dalam organisasi industri Next Generation Weapon System di mana Pesawat Tempur Generasi Baru, yang akan dibangun oleh Dassault dan Airbus, dengan Dassault Aviation sebagai kontraktor utama, serta Remote Carriers (RC) dan Air Combat Cloud (ACC) dengan Airbus sebagai kontraktor utama, akan menjadi corner stone dari Future Air Combat System,” kata Eric Trappier.

“Kemajuan yang kami capai dalam program FCAS dalam beberapa bulan terakhir ini luar biasa. Ini akan membentuk program tempur udara militer paling menentukan di Eropa selama beberapa dekade mendatang dan menghasilkan langkah kuat dalam membangun kedaulatan Eropa. “

Dirk Hoke, Kepala Eksekutif Airbus Defense and Space, mengatakan: “Saya sangat puas dengan tingkat kepercayaan dan kemitraan yang telah kami bangun dengan Dassault, yang sudah dalam pelaksanaan Studi Konsep Bersama, dan sekarang dengan proposal industri kami yang telah diserahkan kepada kedua pemerintah. Prinsip-prinsip kerja sama industri kami meliputi pengambilan keputusan bersama, pengaturan tata kelola yang jelas, cara kerja yang transparan, dan persiapan serta negosiasi bersama dari fase pertama demonstrator ini. “

Setelah memulai fase negosiasi melalui proposal yang disampaikan, Dassault Aviation dan Airbus mengharapkan penghargaan kontrak untuk Tahap Demonstrator pertama pada Q4 2019.

Pada Paris Air Show 2019, Pemerintah Prancis dan Jerman secara resmi menyambut Spanyol sebagai negara mitra dalam program Future Combat Air System (FCAS) generasi keenam.

Dengan perjanjian tersebut, yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly, Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen, dan Margarita Robles, Menteri Pertahanan Spanyol, di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tiga negara asal Airbus sekarang menjadi bagian inti dari negara-negara Eropa dalam program penerbangan militer yang menentukan untuk dekade berikutnya.

Alberto Gutierrez, Kepala Divisi Pesawat Militer di Airbus Defence and Space, mengatakan: “Memulai FCAS secara bilateral antara Prancis dan Jerman adalah penting untuk memulai program dan membuatnya sesuai jalur. Integrasi Spanyol sekarang adalah langkah maju yang kredibel menuju Europeanisasi FCAS yang dibayangkan. Spanyol bukan hanya salah satu negara pendiri Airbus tetapi juga merupakan benteng industri bagi pesawat militer di perusahaan kami. Negara ini merupakan kontributor utama kemampuan pertahanan Eropa serta mitra yang berpengalaman dan tepercaya dalam program pertahanan bersama. Jadi, kami tidak hanya senang melihat Spanyol bergabung dengan FCAS, namun kami juga percaya itu adalah evolusi alami untuk program ini. “

Photo: Dassault Aviation and Airbus SE unveils new generation fighter at Paris Air Show (Defence Blog)

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s