Angkatan Udara AS Kembangkan AIM-260, Pengganti AMRAAM

Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan rudal udara-ke-udara baru, yang dijuluki AIM-260. Rudal ini menawarkan jangkauan lebih jauh dari rudal udara-ke-udara Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAM) Raytheon dan akan digunakan untuk melawan rudal PL-15 milik Tiongkok.

Dilansir dari laman Air Force Magazine (20/ 06/ 2019), Pejabat Eksekutif Program Senjata Angkatan Udara Brig. Jenderal Anthony Genatempo mengatakan kepada wartawan dalam wawancara tanggal 20 Juni bahwa layanan ini bekerja sama dengan Lockheed Martin, Angkatan Darat, dan Angkatan Laut untuk mengirimkan Joint Advanced Tactical Missile (JATM) pada 2022. Pekerjaan dimulai sekitar dua tahun lalu.

“Ini memiliki jangkauan yang lebih jauh dari AMRAAM, kemampuan yang berbeda untuk mengikuti ancaman spesifik [dominasi next generation air] yang ditetapkan, tetapi tentu saja lebih lama,” katanya. “Ketika saya memulai produksi JATM, produksi AMRAAM akan mulai dihentikan.”

Senjata ini awalnya direncanakan untuk terbang di weapon bay utama F-22 dan di F/ A-18 Angkatan Laut, kemudian diikuti oleh F-35. Tes penerbangan akan dimulai pada 2021 dan kemampuan operasional awal dijadwalkan pada 2022, kata Genatempo.

“Ini dimaksudkan sebagai senjata dominasi udara-ke-udara berikutnya untuk pesawat tempur udara-ke-udara kita,” katanya.

Angkatan Udara akan membeli AMRAAM terakhirnya pada tahun fiskal 2026 ketika JATM melaju, menjawab kebutuhan komandan penempur, kata Genatempo.

Dia mengatakan kepada Air Force Magazine bahwa layanan ini belum menentukan berapa banyak JATM yang akan dibeli di tahun-tahun sebelumnya atau bagaimana program akan meningkat.

“Masa depan dari apa yang tampak seperti JATM, terutama di kenaikan tahun itu, sangat, sangat di udara sekarang (belum pasti),” kata Genatempo. “Sejauh ukuran lot yang berlaku, ini berada di urutan beberapa ratus per lot dan saya tidak berpikir bahwa kami memiliki rencana yang pasti.”

Dia berharap JATM dapat diproduksi lama seperti AMRAAM, yang pertama kali digunakan pada tahun 1991.

Photo: Maj. Douglas Rosenstock fires an AIM-120 AMRAAM from an F-35 Lightning II during a weapons test surge at Edwards AFB, Calif. Lockheed Martin (photo by Darrin Russel via USAF)

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “Angkatan Udara AS Kembangkan AIM-260, Pengganti AMRAAM”

  1. indonesia jangankan beli JATM, Beli AMRAAM aja ketengan, beli NASSAM tanpa AMRAAM, dan tidak semua pesawat yang bisa dicantolin AMRAAM bisa terpasang dengan AMRAAM karena jumlah yang dibeli sedikit

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s