Indonesia Berupaya Mengurangi Porsi Biaya dalam Proyek Jet Tempur KF-X/ IF-X

Indonesia sedang mencari pengurangan bagian dari biaya proyek pengembangan jet tempur dengan Korea Selatan, karena menunggak sekitar 300 miliar won ($ 254 juta).

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Indonesia Wiranto menegaskan perlunya menegosiasikan kembali kesepakatan untuk proyek Korean Fighter Experimental (KF-X), dengan alasan kurangnya anggaran pemerintah.

Dilansir dari laman The Korea Herald (22/ 07/ 2019), Korea dan Indonesia telah bekerja sama untuk mengembangkan jet tempur baru bagi angkatan udara kedua negara sejak mencapai kesepakatan pada tahun 2010.

Berdasarkan perjanjian tersebut, biaya proyek sebesar $ 8 miliar akan dibagi antara Korea Selatan dan Indonesia, dimana Korea membayar 80 persen.

Wiranto menekankan bahwa Indonesia tidak berusaha untuk menarik diri dari proyek tersebut, dan tidak ingin “mengganggu persahabatan lama dengan Korea Selatan,” menurut laporan kantor berita Kompas pada hari Kamis.

Negara ini juga tidak ingin kehilangan kesempatan untuk transfer teknologi yang akan ditawarkan oleh program ini, tambah Wiranto.

KF-X (AR) 4
Jet tempur KF-X (AR)

Menurut South Korea’s Defense Acquisition Program Administration (DAPA) pada hari Senin, Indonesia telah membayar sekitar 220 miliar won dari 1,7 triliun won pada hari Senin.

Setoran pertama dilakukan pada 2016.

Sejak membayar 132 miliar won awal tahun ini, belum ada pembayaran tambahan dari Indonesia, dan menunggak sekitar 300 miliar won pada Juli, kata DAPA.

Mereka telah menegosiasikan kembali kesepakatan sejak awal tahun ini, pemerintah Korea menolak untuk menjelaskan rincian perundingan mereka.

“Negosiasi antara kedua negara sedang berlangsung, dan kedua belah pihak telah sepakat untuk tetap tertutup untuk umum,” kata juru bicara DAPA Park Jeong-eun.

Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan mengatakan akan menegosiasikan kembali keterlibatannya dalam proyek bersama untuk komitmen ekonomi “ringan”, mengutip kondisi ekonomi nasionalnya, dalam sebuah pernyataan pada Oktober tahun lalu.

“Selain masalah keuangan, pengembangan jet tempur berjalan dengan lancar. Kami tidak melihat bahwa Indonesia akan menarik diri dari proyek tersebut, ”kata seorang pejabat dari Korea Aerospace Industries (KAI), yang berpartisipasi dalam proyek tersebut, kepada The Korea Herald.

Menurut pejabat tersebut, 32 personil Indonesia akan tiba di Korea pada bulan Agustus, menambah 80 yang saat ini bekerja di sini.

Pertemuan The Critical Design Review juga diperkirakan akan berlangsung pada bulan September, di mana kedua belah pihak akan meninjau pengembangan proyek. Itu kemudian akan mengarah pada pembuatan prototipe sebenarnya dari jet tempur, kata pejabat itu.

Proyek KF-X/ IF-X bertujuan untuk memproduksi pesawat tempur semi-siluman generasi 4.5. Dari program itu, kedua negara akan membangun 168 unit, 120 di antaranya akan menjadi milik Korea.

Pesawat tempur itu diharapkan dilengkapi dengan peluncur rudal semi-konformal, avionik canggih, dan fungsi pengisian bahan bakar udara.

Proyek KF-X adalah program pengembangan jet tempur domestik kedua Korea Selatan, pertama kali diusulkan pada tahun 2001.

Photo: Jet tempur KF-X (AR)

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Indonesia Berupaya Mengurangi Porsi Biaya dalam Proyek Jet Tempur KF-X/ IF-X”

  1. Nggk ada niatan buat jet tempur sendiri. Alasan nya duit buat bangun infrastruktur . kalo boleh usul bangun infrastruktur jangan kebanyakan buat jalan tol (khususnya untuk jabodetabek dan pulau jawa) dan kalo bangun infrastruktur yang benar benar di butuhkan masyarakat setempat. Jangan bangun lagi mrt maupun lrt di luar pulau jawa (kecuali untuk ibukota Indonesia yang baru) mubazir.

    Suka

    1. jalan tol yang bangun yaa bukan pemerintah to dex…swasta maka itu berbayar….pemerintah cuma kewajiban infrastruktur dasar…mau apa pun…kalou pemerintah ikut itu bentuk saham…kayak mrt dan sebagainya…mudah mudahan dedikit penjelasan bisa buat anda paham…😇😍😎😜

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s