Tujuh Hacker Berhasil Sabotase Jet Tempur F-15 AS

F-15 (AFP)
F-15 (AFP)

Untuk pertama kalinya, tujuh peretas atau hacker dari luar militer Amerika Serikat (AS) ditantang untuk menyabotase sistem penerbangan vital jet tempur F-15. Yang mengejutkan, mereka berhasil mangekses titik kelemahan sistem pesawat tempur tersebut.

Dilansir dari laman Sindonews (16/ 08/ 2019), Para peretes sengaja ditantang pejabat Pentagon dalam sebuah konferensi keamanan siber Def Con di hotel Cosmopolitan 16 lantai di Las Vegas.

Tim hacker berjuang selama dua hari dan berhasil menemukan induk dari kerentanan sistem pesawat tempur AS tersebut.

Jika temuan tim peretas itu dieksploitasi dalam kejadian nyata, maka mereka bisa sepenuhnya menutup Trusted Aircraft Information Download Station (TADS), yang mengumpulkan rim data dari kamera video dan sensor saat jet tempur berada dalam penerbangan.

Tim peretas bahkan menemukan bug yang telah dicoba ditemukan Angkatan Udara AS.

Pada November lalu tim peretas yang sama juga melakukan percobaan serupa tanpa benar-benar menyentuh perangkat dan Angkatan Udara gagal memperbaiki kerentanan itu.

“Mereka bisa masuk melalui pintu belakang yang mereka tahu sudah terbuka,” kata Will Roper, pejabat tinggi akuisisi Angkatan Udara kepada Star and Stripes.

Para peretas meluncurkan berbagai serangan siber, termasuk menyuntikkan sistem dengan malware.

Para peretas memberi pengarahan kepada Roper tentang temuan itu pada Sabtu sore pekan lalu. Dia dikelilingi oleh kotak pizza yang dibuang, minuman es kopi dan gelas minum hotel yang penuh dengan sekrup, mur dan baut yang dilepas dari lima perangkat TADS yang telah dibongkar.

Roper menyadari hasil kerja tim peretas akan seburuk itu. Dia menggarisbawahi kelemahan pada satu dekade pengabaian keamanan siber sebagai masalah utama dalam mengembangkan produknya, karena Angkatan Udara memprioritaskan waktu, biaya dan efisiensi.

Momen aksi para hacker itu merupakan perubahan drastis dari kebijakan militer AS setelah beberapa tahun lamanya, di mana militer Amerika selama ini tidak akan membiarkan peretas mencoba mencari kerentanan pada peralatan yang sangat sensitif, apalagi mengambil pukulan keras secara harfiah.

Namun, Angkatan Udara AS yakin bahwa mengabaikan efek dari aksi peretas terbaik Amerika terkait percobaan untuk mencari semua kerentanan digital dalam pesawat dan sistem senjatanya, maka peretas terbaik dari musuh seperti Rusia, Iran dan Korea Utara berpotensi menemukan dan mengeksploitasi kerentanan itu terlebih dahulu.

“Ada jutaan baris kode yang ada di semua pesawat kami dan jika ada salah satu dari mereka yang cacat, maka negara yang tidak dapat membangun pesawat tempur dan musuh akan menembak jatuh pesawat itu, mungkin dapat mengeluarkannya hanya dengan beberapa kali penekanan tombol,” katanya.

Pada konferensi Def Con tahun depan, dia ingin membawa para peretas ke pangkalan Angkatan Udara Nellis atau Creech di dekat Las Vegas, di mana mereka dapat menyelidiki bug pada setiap sistem digital di pesawat militer, termasuk cara bug di satu sistem dapat memungkinkan peretas untuk mengeksploitasi sistem lain sampai mereka memperoleh kontrol efektif dari seluruh pesawat.

“Kami ingin membawa komunitas ini untuk menanggung sistem senjata nyata dan pesawat terbang nyata,” kata Roper.

“Dan jika mereka memiliki kerentanan, akan lebih baik untuk menemukannya sebelum kita terlibat konflik,” tambahnya.

Editor: (D.E.S)

Iklan

One thought on “Tujuh Hacker Berhasil Sabotase Jet Tempur F-15 AS”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s