Empat Unit Bofors 57 Mk3 Untuk Senjata Utama KCR-60 TNI AL

Angkatan Laut Indonesia telah memilih Bofors 57 Mk3 buatan BAE Systems untuk program fast-attack vessel KCR-60 nya.

Dilansir dari laman BAe (20/ 08/ 2019), Kontrak awal dengan galangan kapal PT PAL Indonesia mencakup empat sistem senjata 57 Mk3.

Bofors 57 mm dirancang untuk mengatasi ancaman permukaan, udara, dan darat di lingkungan pesisir, dan sudah beroperasi dengan beragam angkatan laut dan penjaga pantai, seperti Amerika Serikat, Kanada, Swedia, Finlandia, dan Meksiko .

“Kontrak terbaru dengan PT PAL Indonesia ini menandakan kepercayaan nasional yang berkelanjutan bahwa senjata buatan BAE Systems secara konsisten memenuhi persyaratan kualitas dan kemampuan,” kata Ulf Einefors, direktur Weapon Systems Sweden di BAE Systems.

KCR-60 dirancang untuk dengan cepat mengerahkan rudal anti-kapal dipandu melawan para kapal permukaan dan kemudian dengan cepat dan aman mundur ke kepulauan di kawasan itu.

Tiga unit KCR-60 saat ini dalam pelayanan dengan Angkatan Laut Indonesia, dimana kapal keempat dijadwalkan beroperasi pada 2021.

Dua unit Bofors 57 Mk3 akan disiapkan untuk dua kapal KCR-60 yang saat ini sedang dibangun, sementara dua senjata lainnya akan diintegrasikan ke dua kapal KCR-60 yang ada.

Sistem senjata akan diproduksi di fasilitas Sistem BAE di Karlskoga, Swedia. Unit pertama dijadwalkan akan dikirim pada tahun 2020 dan unit akhir pada tahun 2021.

Photo: Bofors 57 Mk3 (BAe)

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s