Rencana Pembangunan Batalion 746 TNI AD

Tim Mabes TNI AD mendatangi lokasi yang direncanakan untuk dibangun Batalion di Desa Tonggurambang
Tim Mabes TNI AD mendatangi lokasi yang direncanakan untuk dibangun Batalion di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo pada Kamis (5/9). (kumparan.com)

Tim Markas Besar (Mabes) Angkatan Darat (AD) mendatangi Kabupaten Nagekeo. Kedatangan mereka dengan tujuan untuk Meninjau lokasi milik TNI AD di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Yang mana tempat itu akan direncana pembagunan Batalion 746.

Dilansir dari laman Kumparan (6/ 9/ 2019), Kedatangan mereka disambut oleh Dandim 1625/Ngada Letkol Inf I Made Putra Suwartawan, didampingi Waka Polsek Urban Aesesa Ipda Johanes Dima, dan Utusan Pemda Nagekeo diaula Hotel Pepita Mbay, Kamis (5/9)

Disaksi Media ini rombongan Mabes AD tiba di kabupaten Nagekeo Kamis (5/9) tepat pukul 02.15 wita siang. Rombongan Mabes AD tidak langsung menuju lokasi rencana pembagunan batalion 746. Tapi rombongan itu langsung di arahkan ke hotel Pepita Mbay. Setelah itu baru menuju lokasi tersebut.

Pasi intel Kodim 1625 Ngada Kapten inf Daniel Sine mengatakan tujuan kedatangan rombongan untuk meninjau lokasi milik TNI yang ada di desa tonggurambang kecamatan Aesesa. Lokasi itu akan di rencanakan bangun batalion 746.

Sementara Paban-1/Jakrenstra Srenad Kol. Czi Adisura Firdaus Tarigan, disela-sela kunjungan itu mengatakan Rencana pembentukan Yonif 746 di Nagekeo telah masuk dalam renstra TNI dan mudah-mudahan dapat direalisasikan pada 2021-2022.

Dimana, pembangunan kesatuan baru setingkat Batalyon di wilayah Flores sangat dibutuhkan, mengingat tingginya hakekat ancaman yang timbul seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan pembangunan dan pariwisata di wilayah Flores khususnya di Labuan Bajo.

“Terkait adanya warga masyarakat yang telah bermukim di atas lahan Trans AD di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Kodam IX/Udayana mengharapkan agar warga harus mengakui bahwa lahan yang ditempati merupakan milik TNI AD sejak tahun 80-an,” tambah Asrendam IX/Udayana Kol. Arm Ahmad Muttaqin.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s