Kemendag Upayakan Imbal Dagang Jet Tempur Su-35 Rampung Tahun Ini

Kementerian Perdagangan (Kemendag) masih mengupayakan hadirnya produk olahan sebagai imbal dagang 11 unit jet tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia. Peningkatan ekspor produk bernilai tambah Tanah Air jadi komitmen untuk dikedepankan.

Dilansir dari laman Medcom (13/ 09/ 2019), Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kemendag Karyanto Suprih mengatakan pihaknya terus melakukan diskusi penyelesaian proses ini bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva. Beragam produk RI telah ditawarkan untuk pembelian pesawat dengan nilai total USD1,14 miliar atau setara Rp17 triliun tersebut.

“Secepatnya itu lebih baik, semoga bisa selesai tahun ini dan kami terus bicara sama Dubes Rusia,” kata Karyanto ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat, 13 September 2019.

Menurut Karyanto produk yang terus ditawarkan dari Indonesia seperti makanan dan minuman. Beragam produk olahan rempah-rempah Tanah Air juga jadi fokus untuk dimasukkan dalam 50 persen dana pembelian pesawat tersebut.

“Banyak (yang ditawarkan) misalnya produk rempah-rempah dan kita maunya produk jadi, jangan cuma produk yang raw material,” kata Karyanto.

Karyanto memastikan Kemendag bukan dalam posisi menghambat kebutuhan alutsista pertahanan RI. Saat ini, diskusi masih terus dilakukan agar produk yang menjadi imbal dagang bisa maksimal bermanfaat bagi negara dan masyarakat.

“Soal imbal dagang sebenarnya tidak ada masalah, buat perdagangan bagus, tapi itu kan terkait politik dunia, kalau soal politik bersumber imamnya di Kemlu,” paparnya.

Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva membeberkan ada beberapa kendala terkait pengiriman Sukhoi ke Indonesia. Progres kontrak dagang RI dengan Rusia ini hanya perlu merampungkan masalah teknis.

“Beberapa masalah teknis dalam kesepakatan ini. Tapi Indonesia dan Rusia sudah melakukan penandatanganan pembelian, dan masalah ada di teknisnya saja,” tutur Lyudmila dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 4 September 2019 lalu.

Dia mengatakan pembahasan mengenai pembelian dan pengiriman Sukhoi ini agak lambat. Penyebabnya banyak, termasuk pemilihan presiden beberapa waktu lalu.

“Masalah teknis dalam implementasi kesepakatan ini, kita harapkan bisa segera diselesaikan agar pengiriman bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Photo: Su-35 (Reuters)

Editor: (D.E.S)

2 tanggapan untuk “Kemendag Upayakan Imbal Dagang Jet Tempur Su-35 Rampung Tahun Ini”

  1. 50% bukan nilai yg kecil utk imbal dagang, apalagi produk rempah2 atau makanan/minuman ringan. Krn perlu waktu ekspor jangka panjang utk mencapai nilai itu. Sementara Rusia ingin dana segar jangka pendek. Semoga akhir tahun sudah ada win2 solutionnya.

    Suka

  2. ALUTSISTA RUSSIA BARTER DENGAN KOMODITI
    HASIL BUMI INDONESIA ,LANGKA TEPAT WIN WIN SOLUTION .
    MINYAK SAWIT ,KARET ,DLL
    SMOGA SEGERA TEREALISASI DENGAN CEPAT
    UNTUK PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA DARI SABANG – MERAUKE

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s