Delegasi Militer Pakistan Kunjungi PT Pindad

Delegasi Militer Pakistan Kunjungi PT Pindad

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad (Persero), Ade Bagdja menerima kunjungan Rombongan Delegasi Militer Pakistan yang dipimpin oleh Rear Admiral Mirza Foad Amin Baig di Auditorium Kantor Pusat PT Pindad Bandung (26/09/2019).

Dilansir dari laman media sosial resmi IG PT Pindad (27/ 09/ 2019), Maksud kunjungan kali ini ditujukan untuk mengenal lebih dekat dengan produsen alat utama sistem persenjataan Indonesia, PT Pindad (Persero).

Delegasi Militer Pakistan juga bermaksud untuk melihat langsung fasilitas produksi dan kompetensi PT Pindad (Persero) dalam memproduksi produk alutsista berkualitas termasuk untuk membahas berbagai rancangan kerja sama strategis.

Ade Bagdja menyampaikan rasa bangga dapat dikunjungi oleh Delegasi Militer Pakistan. Mirza Foad Amin Baig juga memberikan apresiasi atas sambutan PT Pindad (Persero) dan tertarik dengan berbagai produk PT Pindad.

Dalam sambutannya, Salah satu ketertarikan dari Mirza Foad Amin Baig adalah produk Harimau Medium Tank milik PT. Pindad (Persero).

Terjadi diskusi menarik, karena Delegasi Militer Pakistan ingin tahu lebih dalam mengenai fasilitas produksi dan tingkat kandungan dalam negeri di Harimau Medium Tank.

Selain itu, Delegasi Militer Pakistan juga ingin mengetahui bagaimana Pindad bisa memiliki kompetensi untuk produksi serta maintenance berbagai produk alutsista dan memenuhi kebutuhan militer Indonesia.

Editor: (D.E.S)

Satu komentar pada “Delegasi Militer Pakistan Kunjungi PT Pindad”

  1. Indonesia harus terus fokus dan konsisten menjadi produsen alutsista yg berkelas dunia. Artinya inovasi inovasi terus dilakukan indonesia dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi alutsista dunia. Dan juga sangat penting dilakukan adalah bagaimana komponen pendukungnya bisa dibuat di dalam negeri sehingga menjadi 100% produk dalam negeri. Budaya riset harus dikembangkan terus tanpa henti karena negara lain juga berlaku sama agar kita tidak jauh ketinggalan. Budaya riset dan inovasi harus menjadi budaya ilmuan atau insinyur indonesia agar menjadi sdm yg mumpuni di bidang iptek. Yg mengharuskan adalah bahwa kita adalah bangsa dan negara besar yg sepatutnya harus mandiri dalam pengadaan alutsista. Berdayakan konsorsium teknologi indonesia secara maksimal dan all out niscaya sdm kita bisa sejajar dgn sdm negara maju. Semoga Tuhan memberkati. Amin

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s