TNI AU Akan Bentuk Skadron Pengintai di Lanud Anang Busra

TNI AU akan melengkapi kekuatan di Pangkalan Udara (Lanud) Anang Busra Tarakan, sebagai upaya menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan.

Dilansir dari laman Prokal (7/ 10/ 2019), Tidak lama lagi akan terbentuk Skadron UAV atau Skadron Pengintai yang dilengkapi dengan pesawat di Lanud Anang Busra. Untuk menyambut kedatangan skadron tersebut, sedang dibangun markas di sekitar Lanud Anang Busra.

“Ke depan kita akan bangun Skadron Pengintai yang dipersenjatai,” ujar Komandan Lanud Anang Busra Tarakan Kolonel Pnb HKD Handaka kepada awak media, Sabtu (5/10) lalu.

Alat berat mengerjakan lahan untuk pembangunan markas Skadron Pengintai di Lanud Anang Busra Tarakan. (Prokal)
Alat berat mengerjakan lahan untuk pembangunan markas Skadron Pengintai di Lanud Anang Busra Tarakan. (Prokal)

Menurutnya, pembangunan markas Skadron Pengintai pada tahun ini dalam tahap perencanaan. Dan, dilanjutkan tahun depan yang sekaligus menjadi target rampungnya pembangunan pada Oktober 2020.

Nantinya, skadron akan dilengkapi dengan pesawat pengintai CH-4 yang bisa melakukan pengintaian, sekaligus pemboman.

Dilengkapinya kekuatan di Lanud Anang Busra, menurut Handaka, karena Kaltara memiliki potensi konflik di perbatasan. Berdasarkan pengalaman, Ambalat menjadi salah satu perhatian serius TNI AU.

Bahkan, tahun ini saja Handaka mengaku sudah terjadi beberapa kali pelanggaran wilayah perbatasan udara oleh pesawat negara tetangga dari hasil operasi yang dilakukan pihaknya.

“Ada, cuma dia pelanggarannya masih dibilang di perbatasan, di border-nya. Sehingga menjadi perhatian kita, dan kita biasanya buat protes. Kalaupun misalnya masuk terlalu dalam, kita akan airborn-kan pesawat tempur yang dari Makassar,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur nantinya akan berdampak pada Lanud Anang Busra Tarakan, yang bisa saja menjadi penyanggah ibu kota dengan ditempatkan juga skadron tempur dan naiknya status menjadi pangkalan utama.

Saat ini saja dengan potensi konflik yang ada, Lanud Anang Busra terus ditingkatkan statusnya. Dari semula hanya pos menjadi lanud tipe B. Selain itu, Lanud Anang Busra juga terus dilengkapi kekuatan.

Skadron Udara 51

TNI AU sudah memiliki Satu Skadron UAV di Pulau Kalimantan, yaitu Skadron Udara 51.

Skadron Udara 51 adalah sebuah skuadron udara dari TNI AU dibawah kendali Wing Udara 7, yang berbasis di Lanud Supadio, Pontianak.

Saat ini skadron ini dilengkapi dengan pesawat udara nirawak atau unmanned aerial vehicle (UAV). Keberadaan Skadron Udara 51 Wing 7 dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengamatan perbatasan.

Photo: IDAF New Air Power System (MALE – CH4 DRONE). (Jeff Prananda)

Editor: (D.E.S)

2 tanggapan untuk “TNI AU Akan Bentuk Skadron Pengintai di Lanud Anang Busra”

  1. punya radar jangkauan hingga 250km tapi rudal nya SHORAD semua, NASAM masih wacana. di sikat rudal BVRAM/rudal jelajah habis semua. pengadaan serba lambat, philipine sdh mau akuisisi brahmos, fregate Vietnam gepard seri terbaru di lengkapi rudal uran, kalibr, hanud nya sdh sistem VLS 16 cell, korvet molniya nya pun sdh di lengkapi Kalibr. Klo inget dongeng SU 35 tambah sedih krn tak kunjung nyata

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s