Pembicaraan Akuisisi Rudal BraHmos Angkatan Darat Filipina Sedang Berlangsung

Walaupun masih sibuk berurusan dengan ancaman keamanan internal negara, Angkatan Darat Filipina juga secara bertahap bergeser dari pertahanan internal ke pertahanan teritorial dan eksternal dengan program akuisisi rudal supersonik BraHmos berbasis darat yang dirancang India-Rusia.

“Pembicaraan sedang berlangsung untuk proyek akuisisi rudal BraHmos Angkatan Darat Filipina dengan India,” kata seorang pejabat senior militer, menambahkan bahwa rudal supersonik BraHmos sangat ideal untuk operasi pertahanan teritorial berbasis darat, sebagaimana dilansir dari laman PhilStar (5/ 10/ 2019).

BraHMos dikembangkan pada tahun 1998, yang merupakan usaha patungan antara Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India dan NPO Mashinostroyenia Rusia dalam perjanjian antar pemerintah.

Rudal dapat diluncurkan dari peluncur vertikal berbasis darat, sementara variannya juga dapat ditembakkan dari kapal perang, serta pesawat tempur.

Rudal dapat menyerang dan melumpuhkan target dari jarak 290 kilometer saat diluncurkan, yang memiliki kemampuan terbang rendah lima meter atau maksimum 1.400 meter dengan kecepatan Mach 2,8.

“Begitu BraHmos diperoleh dan dikirim, Angkatan Darat akan memiliki kemampuan untuk mempertahankan negara dari agresor asing dan ancaman teritorial lainnya di laut lepas,” kata sebuah sumber militer yang berposisi tinggi.

Selain itu, Angkatan Darat telah membentuk Tim Tempur Brigade 1 menjadi pasukan manuver reaksi cepat nasional melawan agresi pasukan darat di mana pun di negara ini.

Sementara itu, Departemen Pertahanan Nasional (DND) menantikan kelancaran dan peningkatan transfer peralatan dan teknologi pertahanan yang dibutuhkan oleh Filipina dalam program modernisasi berkelanjutan dari Jepang menyusul peluncuran Forum Industri Pertahanan Filipina-Jepang di Manila minggu ini.

“Kami, di DND, mendukung penuh amandemen Undang-Undang Pasukan Bela Diri Jepang baru-baru ini, yang akan memungkinkan pemerintah Jepang dan Kementerian Pertahanannya memiliki ‘fleksibilitas yang diperlukan’ bagi pasukan militer Jepang ‘untuk memainkan peran yang lebih besar’ dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik dengan mengekspor peralatan pertahanan berkualitas ke negara-negara asing seperti Filipina,” kata Wakil Menteri Pertahanan Cardozo Luna pada peluncuran perdana forum industri pertahanan.

Jepang telah menyerahkan lima pesawat latih patroli maritim gratis kepada Angkatan Laut Filipina.

Pesawat-pesawat ini, dikonversi menjadi pesawat pengintai, digunakan untuk melakukan patroli di wilayah maritim dan teritorial negara itu di Laut Filipina Barat dan di Philippine Rise (Benham Rise) di Pasifik.

Tokyo juga meneruskan kelebihan suku cadang Angkatan Udara Filipina untuk helikopter UH-1H dalam inventarisasinya.

Brahmos missile (military today)
Brahmos missile (military today)

Pertahanan udara baru, unit rudal operasional

Angkatan Darat Filipina telah mengaktifkan tiga unit pertahanan udara baru dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan terhadap ancaman dan berbagai operasi penerbangan yang lebih baik untuk mendukung pasukan darat.

Juru bicara Angkatan Darat Letnan Kolonel Ramon Zagala mengatakan bahwa Resimen Penerbangan “Bagwis”, 2nd Multiple Launch Rocket System Battery dan 1st Land-based Missile System Battery, sekarang telah beroperasi.

“Unit-unit ini akan memainkan peran penting dalam perang Angkatan Darat melawan terorisme dan pemberontakan komunis,” jelasnya.

Di sisi lain, unit Roket dan Rudal di bawah Resimen Artileri Angkatan Darat akan membantu menambah daya tembak pasukan dalam konfrontasi bersenjata skala besar untuk pertahanan internal dan keterlibatan keamanan.

Photo: Brahmos missile (army recognition)

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Pembicaraan Akuisisi Rudal BraHmos Angkatan Darat Filipina Sedang Berlangsung”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s