RTAF Bantah Rencana Akusisi Jet Tempur Siluman F-35

Royal Thai Air Force (RTAF) menyangkal laporan bahwa mereka berencana untuk mengakuisisi armada baru jet tempur berteknologi tinggi dan mahal – termasuk pesawat tempur multi-peran F-35 buatan AS.

Dilansir dari laman Bangkok Post (7/ 10/ 2019), Komandan angkatan udara ACM Maanat Wongwat mengatakan angkatan udara memiliki kebijakan untuk tidak membeli pesawat “siap pakai”, dan pabrikan F-35 belum menjual jet tempurnya kepada pembeli yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan program perangkat lunak jet tempur.

“Kami menerapkan kebijakan ‘beli-dan-kembangkan’ dalam rencana pengadaan kami, yang kami rencanakan untuk mulai diberlakukan dalam 3-5 tahun ke depan,” kata kepala angkatan udara, yang baru menjabat bulan ini.

Persyaratan utama dari kebijakan baru angkatan udara, yang disebutnya Concept of Project Requirements (COPR), mengatakan angkatan udara hanya akan membeli pertahanan dan perangkat keras strategis jika diizinkan untuk mengambil bagian dalam pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk mengoperasikan produk. .

Angkatan udara berharap untuk mendapatkan transfer teknologi dan keahlian dalam proses tersebut.

“Kita juga harus menaruh hati dan jiwa kita sendiri ke dalam senjata dan perangkat keras militer [yang akan kita beli],” kata ACM Maanat.

“Bukan berarti badan pesawat itu tidak begitu penting, tetapi perangkat lunaknya juga penting karena itu adalah otak jet tempur. Karena itulah kita harus mengambil bagian dalam mengembangkannya,” tambahnya.

Sebuah sumber di RTAF mengatakan angkatan udara sedang mempersiapkan diri untuk membentuk sebuah komite yang merancang COPR untuk pembelian armada jet tempur baru, yang akan diumumkan ketika RTAF mulai mencari pemasok jet potensial.

Seperti yang dikatakan oleh panglima angkatan udara, satu persyaratan adalah bahwa pemasok yang ideal harus mengizinkan angkatan udara untuk bersama-sama mengembangkan perangkat lunak untuk mengoperasikan pesawat. Rincian masih sedang dikerjakan.

Jet tempur baru ini akan dibeli untuk menggantikan 103 jet tempur F-16 lama yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade, kata sumber itu. Ditambahkannya, armada itu disimpan dan digunakan oleh 1st Wing Division di Nakhon Ratchasima.

“Namun, [RTAF] tidak akan membeli jet baru dalam dua tahun ke depan, di mana kita perlu mempelajari dan menegosiasikan COPR,” kata sumber itu.

Meskipun F-35 adalah pesawat canggih yang ingin dimiliki semua angkatan udara, RTAF perlu mempertimbangkan spesifikasi jet tempur untuk melihat apakah pesawat tersebut sesuai dengan kebutuhan pasukan pertahanan Thailand.

Dengan demikian, kata sumber itu, “sangat tidak mungkin” bahwa RTAF akan memilih F-35, mengingat harganya yang mahal.

Photo: F-35 (Janes)

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “RTAF Bantah Rencana Akusisi Jet Tempur Siluman F-35”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s