India dan Pakistan Saling Tembak Artileri di Kashmir, 10 Orang Tewas

A man stands in front of his damaged house Sunday after cross-border shelling in Jora in the Neelum Valley of Pakistan-administered Kashmir. (Sajjad Qayyum - AFP Via Getty Images) E
A man stands in front of his damaged house Sunday after cross-border shelling in Jora in the Neelum Valley of Pakistan-administered Kashmir. (Sajjad Qayyum – AFP Via Getty Images)

Sebanyak sepuluh orang termasuk warga sipil dilaporkan tewas akibat saling serang menggunakan artileri antara militer Pakistan dan India di Kashmir pada akhir pekan lalu.

Dilansir dari laman CNN (21/ 10/ 2019), Militer kedua negara saling menyalahkan satu sama lain terkait jatuhnya korban akibat bentrokan terbaru yang terjadi di wilayah sengketa itu.

Juru bicara militer India mengatakan dua personelnya dan seorang warga sipil tewas dalam insiden tersebut, sementara tiga warganya yang lain mengalami luka-luka yang disebabkan oleh “tembakan Pakistan” di distrik pegunungan Kupwara, Kashmir.

Ia menuturkan sejumlah bangunan dan rumah juga rusak akibat serangan kedua belah pihak tersebut.

Panglima Angkatan Bersenjata India, Jenderal Bipin Rawan, menuturkan upaya infiltrasi atau penyusupan terjadi berulang kali sejak 5 Agustus lalu di Kashmir, terutama setelah pemerintah pusat mencabut status otonomi dan membatasi pergerakan serta akses komunikasi di wilayah itu.

Rawat memaparkan pihaknya menggunakan artileri besar untuk menyerang kamp-kamp teroris di perbatasan India-Pakistan di Kashmir.

“Kami memiliki informasi definitif dan koordinat dari kamp-kamp dan respons pembalasan yang dilakukan pasukan kami telah mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur kelompok teroris di wilayah itu,” kata Rawat kepada kantor berita Press Trust of India (PTI) seperti dikutip AFP, Senin (21/10).

Sementara itu, Pakistan menuding militer India telah menargetkan warga sipil dalam operasi militer tersebut. Mereka menyatakan setidaknya enam orang tewas dan beberapa lainnya terluka, termasuk perempuan dan anak-anak di perbatasan kedua negara di Kashmir.

Militer Pakistan menuturkan seorang personelnya juga ikut tewas dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah pada pekan lalu kekerasan juga terjadi di wilayah Kashmir bagian India hingga menewaskan lima orang. Bentrokan itu terjadi dua hari setelah Perdana Menteri India Narendra Modi memulihkan jaringan internet dan telepon di Kashmir setelah sempat diblokir untuk meredam gejolak.

Setelah India mencabut status daerah istimewa dari wilayah Kashmir yang dikuasai India, Pakistan membalasnya secara diplomatik. Pakistan juga meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 13 Agustus lalu untuk menggelar rapat darurat untuk menekan India.

Ketegangan kedua negara tetangga ini juga berlanjut dengan Pakistan yang mengusir duta besar India di negaranya, memutus perdagangan bilateral serta menghentikan sementara layanan transportasi lintas batas kedua negara. Menurut para analis, aksi yang dilakukan Pakistan tidak mungkin akan mengubah keputusan India.

Meski hidup bertetangga, relasi India dan Pakistan selalu terganjal konflik di Kashmir. Wilayah Kashmir dibagi dua untuk India dan Pakistan.

Kedua negara juga tercatat telah berperang sebanyak dua kali pada 1947 dan 1999 silam demi memperebutkan keseluruhan wilayah Kashmir.

Editor: (D.E.S)

2 tanggapan untuk “India dan Pakistan Saling Tembak Artileri di Kashmir, 10 Orang Tewas”

  1. Hidup India yg demokratis, sekuler dan tdk ada terorisme.. Azad kashmir adlh Kashmor yg didudukin Pakistan, penduduknya bukan asli kashmiri tp punjabi…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s