Momen-momen Terakhir Baghdadi

Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Reuters
Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Reuters

Abu Bakar al-Baghdadi tewas terbunuh dalam serangan pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah. Keberadaan Baghdadi telah terlacak jauh hari sebelumnya, sehingga serangan pada Sabtu (26/10) berhasil mendapati persembunyian sebenarnya pemimpin ISIS itu.

Dilansir dari laman Kumparan (28/ 10/ 2019), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian Baghdadi pada Minggu (27/10) dalam konferensi pers.

Berikut adalah penjabaran Trump dan pejabat AS soal momen-momen terakhir Baghdadi, dari mulai pengintaian hingga pria 48 tahun itu menemui ajal, seperti dikutip dari Reuters.

Informasi Intelijen Keberadaan Baghdadi

Amerika Serikat mendapatkan laporan intelijen soal keberadaan Baghdadi sebulan lalu dari milisi Kurdi. Pelacakan dilakukan dan lokasi pasti Baghdadi baru diketahui dua pekan lalu. Trump sendiri mengaku mendapatkan kabar keberadaan Baghdadi dan rencana serangan tiga hari lalu.

Sebagai bagian dari rencana serangan, Trump meminta izin dari Rusia, Irak, dan Turki agar jet tempur AS bisa melintasi wilayah udara mereka. Trump mengatakan, dia tidak menjelaskan gamblang maksud operasi militer tersebut, namun Rusia “menyukainya”.

UH-60A Black Hawk Helicopter (Military)
UH-60A Black Hawk Helicopter (Military)

Persiapan Penyerangan

Pada Sabtu (26/10), Trump tiba di Gedung Putih sekitar pukul 16.30 waktu Washington DC atau 22.30 waktu Suriah. Sekitar pukul 17.00 Trump bersama Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Pertahanan Mark Esper, penasihat keamanan nasional Robert O’Brien dan para pejabat intelijen berkumpul di Situation Room, menyaksikan siaran langsung penyerangan Baghdadi.

“Seperti menonton film,” kata Trump.

Setelah semua pejabat berkumpul di Situation Room, personel militer AS dan anjing pelacak militer diterbangkan dengan delapan helikopter ke lokasi serangan di provinsi Idlib. Mereka diterbangkan dari pangkalan militer rahasia di Timur Tengah.

Tim penyerang berasal dari pasukan khusus Delta Force, yang memang ditugaskan dalam misi pemberantasan terorisme dan perburuan buronan kelas kakap. Serangan tersebut juga didukung oleh jet tempur dan kapal perang AS.

Trump juga mengatakan dalam misi itu juga dikerahkan robot, namun tidak digunakan.

Delta Force US (Istimewa)
Delta Force (Istimewa)

Saat Penyerangan

Saat mendekati lokasi, helikopter AS ditembaki dari darat. Namun kata Trump, pasukan AS berhasil mengatasi serangan dan mendarat dengan selamat. Khawatir pintu rumah Baghdadi dipasangi ranjau, tentara AS akhirnya menjebol tembok dengan bom.

Trump mengatakan, beberapa orang di dalam rumah itu menyerah atau ditembak mati. Beberapa anggota ISIS ditangkap dan dipenjara. Sebelas anak berhasil dikeluarkan dari rumah dalam keadaan selamat. Menurut Trump, anak-anak itu diurus oleh pihak ketiga yang tidak disebutkan namanya.

Kematian Baghdadi

Baghdadi kabur ke tanah lapang di kompleks perumahan tersebut. Dia lalu masuk ke terowongan bersama ketiga anaknya yang masih kecil. Pasukan AS telah menyerukan Baghdadi untuk menyerah, tapi dia menolak.

Anjing pelacak dilepaskan dan Baghdadi terpojok. Trump mengatakan, Baghdadi “merengek, menangis, dan berteriak”.

Baghdadi kemudian meledakkan diri dengan rompi bom, membunuh dirinya sendiri dan anak-anaknya, terowongan tempat dia berlindung runtuh.

Tidak ada anggota militer terluka dalam operasi itu, namun seekor anjing militer cedera.

Tubuh Baghdadi hancur dalam ledakan tersebut. Pasukan AS harus melakukan tes DNA untuk memastikan identitasnya. Dalam waktu 15 menit, hasil tes DNA keluar dan dia positif dinyatakan sebagai Baghdadi.

“Kami sedang ada di Situation Room. Komandan misi menelepon dan mengatakan ‘100 persen yakin, jackpot!” kata O’Brien kepada NBC News.

Setelah Baghdadi tewas dan lokasi itu bersih dari ISIS, tentara AS melakukan penyisiran. Mereka menemukan materi yang sangat sensitif, berisikan informasi keberadaan ISIS dan rencana mereka. Penyisiran dilakukan selama dua jam sebelum pasukan AS kembali ke markas.

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Momen-momen Terakhir Baghdadi”

    1. Apanya yg good job. Itu cuma adegan film khayalan si Trump saja. Ceritanya mirip dng yg dibuat oleh sutradara film hollywood bung. Terlihat begitu mudah kan.? Tentu saja, wong yg ciptakan boneka baghdadi itu AS sendiri kok…..hehehe

      Coba ente baca lg arrikel diatas, ” Trump meminta izin dari Rusia, Irak, dan Turki agar jet tempur AS bisa melintasi wilayah udara mereka ” diakhiri dng kata ” Rusia menyukainya”….heheheh
      Sejak kapan Rusia menyukai.? Kecuali ada bargaining menghapus embargo bagi Rusia.

      Yg lebih lawak lg kata budak malon seteru ente. “Baghdadi kabur ke tanah lapang di kompleks perumahan tersebut.” katanya. Padahal pasukan AS sdkh menetralisir lokasi.
      Sungguh lawak nian skenarionya ya bung rempit…..hahahaha

      Suka

  1. Udah ga diperluin asu lagi, drpd koar2 di media mending dibungkam sekalian…bis ni nongol lagi karakter baru…muka baru gaya baru tampilan tetep sama jenggot celana ngatung bersorban kasih cap stempel “radikal”….dah kebaca

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s