Kevin Sunti, WNI Asal NTT yang Kini Menjadi Perwira Angkatan Udara AS

Kevin Sunti
Kevin Sunti (kliktrend.com)

Bertempat di Lapangan Air Force Academy Colorado Spring, 680 taruna dilantik menjadi Perwira Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S Air Force) pada Sabtu (02/11/2019) pukul 08.00 waktu Colorado Amerika Serikat. Siapa sangka, salah satu perwira yang langsung disematkan pangkat E-5 atau setara Letnan Dua itu berasal dari Indonesia.

Dilansir dari laman Galamedia News (03/ 11/ 2019), Dia adalah Kevin Sunti, taruna kelahiran Karot Ruteng Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kevin yang masih berusia 20 tahun menghabiskan waktu dua tahun untuk menyelesaikan pendidikan Angkatan Udara.

Pelantikan Kevin didampingi kedua orang tuanya, Fredi Sunti dan Triana Sunti serta kakaknya Tania Sunti yang juga merupakan perwira Angkatan Laut Amerika (U.S Navy) lulusan tahun 2017 lalu.

Dihubungi melalui telepon WhatsApp, Fredi Sunti mengaku bangga bisa hadir langsung dalam acara pelantikan anaknya sebagai perwira angkatan udara Amerika.

“Tadi acara pelantikannya hanya 1,5 jam di Lapangan Air Force Colorado Spring. Kevin satu-satunya tentara berdarah Indonesia,” kata Fredi dilansir VIVAnews.

Menurut Fredi, Kevin masih harus menjalani pendidikan khusus sebagai penerbang pesawat tempur di Virginia AS. Setelah itu akan ditempatkan di wilayah penugasan masing-masing.

“Kemungkinan Kevin akan ditempatkan di Eropa sebagai pilot pesawat tempur,” tambahnya.

Fredi Sunti tambah bahagia karena pelantikan Kevin juga dihadiri anak sulungnya, Tania yang sejak tahun 2018 lalu ditugaskan di Okinawa Jepang sebagai mekanik pesawat di atas kapal induk Amerika.

“Saya dan istri senang sekali anak sulung kami yang juga sebagai tentara Amerika yang bertugas di Jepang bisa hadir, dia datang dari Okinawa,” ujarnya.

Tania, kata Fredi, merupakan perwira lulusan Akademi Angkatan Laut Amerika tahun 2017 dengan bidang penugasan sebagai mekanik pesawat tempur di atas kapal induk Amerika.

Beasiswa

Tania dan Kevin Sunti lahir dan besar di Karot Sondeng Ruteng dan sempat menjadi murid di SDI Karot namun tidak tamat. Tahun 2006 silam kakak beradik itu mendapat beasiswa dari pemerintah AS melalui relasi seorang sahabat Fredi Sunti di Amerika. Sehingga keduanya pun meneruskan pendidikan, SD, SMP, SMA hingga masuk akademi militer di Colorado.

Di Amerika, Tania dan Kevin tinggal bersama sahabat karib Fredi di Colorado. Pada saat masuk akademi militer keduanya tinggal di asrama akademi militer hingga tamat. Sementara kedua orang mereka masih tinggal di Ruteng.

Dituturkan Fredi, semenjak Tania menjadi perwira muda U.S Navy barulah ia dan istrinya Triana sering diajak ke Amerika oleh Tania. Bahkan belum lama ini Tania sudah membeli rumah di Colorado untuk ayah bundanya.

“Kalau dulu ya pigi datang saja tapi sekarang tinggal bisa setahun apalagi Tania ada beli rumah kecil untuk kami orang tuanya jadi bisa tinggal lama. Kalau saya masih pulang ke Flores setahun sekali urus bisnis kopi sebagai mitra dari sahabat saya di Amerika,” kata pria berdarah Cumbi Kecamatan Ruteng itu.

Dikisahkan Fredi Sunti, membolehkan anaknya melanjutkan pendidikan di Amerika merupakan keputusan yang sangat dilematis. Pasalnya, kedua anaknya ketika itu masih kecil-kecil. Tania melanjutkan kelas V SD di Amerika sedangkan Kevin waktu itu masih kelas IV Sekolah Dasar.

“Dulu saya percayakan sahabat saya dari Amerika untuk mengasuh dan mendidik Tania dan Kevin. Puji Tuhan karena didikan yang baik dari kawan saya yang bikin Tania dan Kevin jadi orang,” katanya.

Sejak lulus dari Akademi Angkatan Laut Amerika (U.S Navy) sudah dua kali Tania pulang berlibur di tanah kelahirannya Manggarai Flores. Teakhir Tania dan bapaknya datang bulan September 2019. Selama berlibur Tania lebih banyak menghabiskan waktu di Karot Ruteng dan Cumbi.

“Tania ini kan bahasa Indonesia-nya lancar bahkan bahasa Manggarai juga masih bisa sehingga kalau libur dia lebih banyak dengan keluarga di kampung, pergi berdoa di kuburan kakek nenek,” ulas Fredi.

Sedangkan Kevin lanjut Fredi baru bisa merencanakan pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan khusus sebagai pilot Angkatan Udara Amerika.

Editor: (D.E.S)

Iklan

One thought on “Kevin Sunti, WNI Asal NTT yang Kini Menjadi Perwira Angkatan Udara AS”

  1. Nanti kalo jadi pilot peswat tempur jangan ngebom Indonesia ya dek. Jng jg berkelahi di udara dng pilot tempur Indonesia. Ingat dek. Tembuni mu ditanam di Tanah NTT yg notabene Tanah air Indonesia tempat kelahiranmu. Nanti kualat kamu kalo berkelahi diudara dng pilot Indonesia saudaramu.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s