Meeting Indonesian-Russian

Meeting Indonesian-Russian
Meeting Indonesian-Russian

Kegiatan The 15th Defence Military Technical Cooperation (MTC) Meeting Indonesian-Russian dilaksanakan pada Rabu & Kamis (13&14/11/2019) di Jakarta. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Sekjen Kemhan RI (Laksdya TNI Agus Setiadji, S.A.P., M.M.A.) dan delegasi Rusia dipimpin oleh Deputy Director of Federal Service of Military Technical Cooperation (FSMTC) Russian (Mr. Mikhail V Pethukov).

Dilansir dari laman web Kemhan (15/ 11/ 2019), Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Ditjen Pothan Kemhan, Ditkersin Ditjen Strahan Kemhan, KKIP, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kementerian Luar Negeri, Kementrian Perdagangan RI dan Industri Pertahanan (PTDI, PT. PAL, PT. Len Industri, PT. Dahana, PT. NTP, PT. Garda Persada, PT. Jala Berikat, PT. Infoglobal, dan PT. Napindo Media Ashatama). Pembukaan diawali dengan opening speech dari pihak Indonesia dan diakhiri dari pihak Rusia.

Dalam pertemuan ini Sekjen Kemhan menyampaikan bahwa Indonesia dan Rusia memiliki hubungan bilateral dalam berbagai bidang kerja sama termasuk dalam sektor industri pertahanan yang telah meningkat secara signifikan. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang Industri Pertahanan dengan memetakan kerja sama potensial dan tantangan-tantangan yang ada.

Beberapa produk militer Russia telah memperkuat Militer Indonesia seperti Sukhoi SU-27, SU-30, Mi-17, Mi-35 Helicopter, BMP3F/BT3F, dan lainnya. Sejalan dengan peraturan hukum Industri Pertahanan Indonesia, pemerintah Indonesia harus memberdayakan dan mendorong Industri Pertahanan untuk lebih berperan dalam memenuhi keperluan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan dituntut untuk mengembangkan kemampuan memproduksi artikel militer baik melalui riset independen atau bekerja sama dengan negara-negara sahabat termasuk Rusia.

Disela-sela kegiatan MTC Meeting, Deputy Director of Federal Service of Military Technical Cooperation (FSMTC) Russian (Mr. Mikhail V Pethukov) melaksanakan Courtesy Call dengan Menhan RI, Prabowo Subianto. Kegiatan The 15th Defence Military Technical Cooperation (MTC) Meeting Indonesian-Russian ini berjalan tertib aman dan lancar (Red Bag Datin).

Editor: (D.E.S)

5 tanggapan untuk “Meeting Indonesian-Russian”

  1. Rusia adalah sahabat yg pernah kita tikam dr belakang, sementara negara yg buat ekonomi indonesia morat marit diakhir 90an dan yg membuat kekuatan militer indonesia terjun bebas kita biarkan merampok dan mencuri sebanyak banyaknya emas di papua, aku berharap suatu hari indonesia membalas perbuatan US dan british terhadap indonesia’ 400ribu lebih rakyat indonesia mati pada tahun 1965 akibat propaganda dan strategi adu domba US yg dilakukan CIA terhadap indonesia untuk melengserkan sukarno dan merampok emas papua,,,bila ada kesempatan indonesia tuk hancur leburkan US suatu hari nanti maka itu wajib dilakukan.

    Suka

    1. Wkwkwkwkwk…
      Kasihan nasib lu tong kemakan propaganda juga..
      Artinya : Para pengawal Soekarno pimpinan si untung yg menculik para jendral itu agen asing ya??
      Lha terus ketika Soekarno tahu ada salah satu jendral yang selamat dari penculikan (AH.Nasution), Kenapa dia di copot dari jabatannya dan di ganti orang lain??

      Suka

      1. Bang Tungkir ni dari Pan Orthodok Bang Surel. Sementara USA kan Pan Trinitas. Ya… Gitu lah. Jangan-jangan koalisi Islam+nasrani vs isroil and the gang kejadian di ww3. Pertanyaannya siapa nasrani partner muslim di ww3 Pan Orthodoks.Rusia / Pan Trinitas.Us / Pan Protesta.Jerman.

        Suka

        1. Armageddon, perang akhir zaman umat Islam akan bersekutu dengan bangsa Rum, (Rumania/Eropa/Nasrani) melawan sekutu China Rusia Iran India. Kemenangan di pihak muslim, stelah itu kaum Nasrani mengibarkan bendera mereka, menyatakan perang tidak akan bisa dimenangkan jika bukan karena mereka, stelah itu perang Islam vs Nasrani, Islam menang, itu perang setelah datang Dukhan (asap/akibat jatuhnya meteor, yg menyebabkan bumi gelap, panas, tertutup debu akibat impact ledakan meteor, semua peralatan elektronik mati, karena radiasi elektromagnetik, jadi perang zaman itu tidak akan menggunakan teknologi zaman sekarang, kembali ke zaman dulu

          Suka

          1. Kalau menurut saya, perang dunia 3 akan mengembalikan manusia ke jaman batu karena penggunaan senjata pemusnah masal. Belum lagi untuk memperbaiki mesin-mesin dan elektronik yang rusak dibutuhkan sukucadang yang pabriknya sudah hancur dan ahli enginer yang mungkin ikut jadi korban. Sekolah hancur. Pabrik hancur. Laboratorium hancur. Perpustakaan hancur. Belom lagi generasi sekarang jarang belajar. Habis dah. Emang nekat aja cukup (filosofi anak muda). Efek perang nuklir sangat menghancurkan. Sawah hancur. Bendungan. Hutan. Terjadi kekeringan kelaparan seantero bumi (3tahun masa sulit). Baru deh dajjal keluar dengan membawa surga di tangan kiri dan neraka di tangan kanan. Tapi ini cuma perkiraan saya doang loh ya…..

            Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s