Menko Polhukam Mengatakan Indonesia sedang Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan

Pengembangan KF-X dan Tahap Produksi Prototipe 3
KF-X (Istimewa)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Indonesia sedang menjajaki kerja sama dengan Korea Selatan di bidang alutsista.

Dilansir dari laman Kompas (21/ 11/ 2019), Hal itu diungkapkan Mahfud seusai bertemu Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang Beom, di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (20/11/2019).

“Duta Besar Korea Selatan, yang pertama soal courtesy call (kunjungan kehormatan) biasa. Karena saya baru. Yang kedua memang menyambut kunjungan Presiden Joko Widodo yang akan berangkat ke Korea Selatan pada 23 November besok kan ada pertemuan internasional,” ujar Mahfud.

“Kemudian (membahas) rencana kerja sama di bidang alutsista. Semacam pengadaan gitu ya,” kata dia.

Selain itu, Mahfud juga mengonfirmasi adanya pembahasan perihal proyek pesawat tempur hasil kerja sama Indonesia dan Korea Selatan yakni Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX).

“Antara lain itu,” kata Mahfud.

Lebih lanjut dia menambahkan, soal penyidikan, persenjataan, perdagangan, dan sebagainya juga dibahas.

“(Intinya) soal macam-macam. Itu hanya sebagian kecil, bahkan juga ada soal tahanan Korea di sini. Ada orang ditahan, lalu atas permintaan interpol dari negara lain itu juga dibicarakan,” tutur Mahfud.

Editor: (D.E.S)

2 tanggapan untuk “Menko Polhukam Mengatakan Indonesia sedang Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan”

  1. IFX sebelum dilunasi, diperbaharui perjanjian untuk Indonesia juga bisa menjual, kemudian diadakan pesawat FA 50 setidaknya 3 skuadron, 1 skuadron ditempatkan di Papua, 1 skuadron di Aceh, 1 skuadron di Tarakan. Utk IFX setidaknya 3 skuadron ditempatkan 1 skuadron di Natuna, 1 skuadron di Balikpapan, dan 1 skuadron di Kupang. Indonesia kalau bisa adakan 3 skuadron super Tucano, 1 skuadron utk ditempatkan di Papua, 1 skuadron di Malinau, 1 skuadron di Ternate, utk Su 35 ditempatkan di Natuna setidaknya 1 skuadron dan 1 skuadron di tempatkan di Samarinda. Helikopter serbu adakan dari Korea Selatan sebanyak 4 skuadron, utk 1 skuadron ditempatkan di Natuna, 1 skuadron di Aceh, 1 skuadron di Balikpapan, 1 skuadron di Manado.

    Suka

  2. Kalo bisa kita kerja sama jangan melulu tot alutista. Tapi coba tot mesin diesel untuk panser anoa dan tank harimau. Untuk korea kerjasama dengan KIA atau dengan Swedia tot mesin diesel truk volvo. Biar di masa datang nggk tergantung mesin impor. Dan harga kedua kendaraan tersebut menjadi lebih kofentitif di pasaran alutista dunia.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s