Renstra Ketiga Waktunya Tinggal 1,5 Bulan Lagi

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyebutkan TNI AU merencanakan pesan pesawat tempur jenis F-16 Block 70/72 Viper buatan Amerika Serikat pada rencana strategis berikutnya untuk melengkapi alusista Nusantara.

Dilansir dari laman Kantor Berita Antara (20/ 11/ 2019), Jet tempur Viper yang tercanggih dan terbaru dari jenis F-16 yang ada, kata Yuyu Sutisna usai ikuti pelantikan siswa Setukpa angkatan 22 di Lapangan Lanud Ado Soemarmo, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat.

Namun, kata KSAU, hal tersebut tergantung kondisi anggaran dan situasi yang ada. Begitu juga pesawat tempur jenis Sukhoi Su-35 juga sudah ada perencanaan untuk membeli.

KSAU mengatakan alutsista di TNI dalam pengadaannya ada perencanaan jangka pendek dan panjang. Postur TNI AU hingga 2024 sudah ada dan tahun ini, akhir dari pada Renstra ketiga 2019 dan Januari 2020 masuk Renstra keempat.

“Tugas kami AU adalah membangun kekuatan melaksanakan atau memproses pengadaan yang ada di Renstra ketiga dan sudah hampir 100 persen yang waktunya tinggal sekitar 1,5 bulan lagi sudah diselesaikan. Kontrak-kontrak sudah hampir selesai semua. Dan, kalau sudah selesai tinggal menunggu kedatangan alutsista itu,” kata Kasau.

Menurut dia, kontrak bermacam-macam ada yang mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun sehingga mulai 2020 akhir akan mulai berdatangan alutsista hingga pada 2023 mendatang.

Kemudian Renstra terakhir hingga 2024, TNI AU mempunyai kemampuan yang utuh sesuai dengan minimal ‘essential force’.

“Pesawat jet tempur yang baru kita pengadaan di Renstra kedua dan ketiga, yakni jenis F-16 sebanyak 24 pesawat jet tempur. Dan, kemudian meningkatkan pesawat F-16 yang lama strukturnya atau bodynya diperbarui atau dimudakan juga avioniknya, sehingga dapat membawa senjata-senjata tercanggih sekelas rudal amraam yang jaraknya medium,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, untuk jenis pesawat angkut TNI AU pada Renstra tahun ini, sudah melakukan kontrak lima pesawat terbang jenis C 130 tipe J, dan pada Renstra berikutnya juga ada program pengadaan itu. Pengadaannya kontrak pesawat angkut ini, dengan waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Pesan pesawat seperti Hercules ini, antreannya Indonesia yang Ke-39.

Kasau mengatakan TNI AU telah merencanakan untuk membelikan jet tempur canggih jenis F-16 Block 70/72 Viper buatan Amerika Serikat, pada Renstra berikutnya. Namun, hal ini, tentunya tergantung kondisi anggarannya dan situasi.

Selain itu, TNI juga sudah mengontrak pesanan helikopter angkut sebanyak delapan unit, dan dua lagi untuk VVIP,  Alutsista untuk radar di Indonesia untuk memenuhi target hingga 2024 sebanyak 32 radar.

Untuk radar hingga sekarang sudah terealisasi sebanyak 21 radar yang tersebar di wilayah Indonesia. Renstra tahun ini, ada enam radar, dan diharapkan Renstra berikutnya ada ada enam lagi, sehingga di akhir 2024 sudah terpenuhi kebutuhan radar di seluruh Nusantara.

Photo: F-16 Block 70 cockpit demonstrator (US Embassy)

Editor: (D.E.S)

3 tanggapan untuk “Renstra Ketiga Waktunya Tinggal 1,5 Bulan Lagi”

  1. Menteri Pertahanan era Kabinet Kerja Ryamizard Ryacudu mengklaim sudah menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) dari impor. Sebaliknya, pengadaan dilakukan dari industri dalam negeri.

    Klaim ini disampaikan Ryamizard menanggapi perintah Jokowi yang baru saja disampaikan ke jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju, termasuk ke Menteri Pertahanan baru Prabowo Subianto yang menggantikannya.

    “Loh saya dari dulu begitu, kan saya laksanakan itu dari dulu. Ya harus dari industri dalam negeri, dulu saya kan tidak pernah beli dari luar negeri,” ucap Ryamizard usai menghadiri acara bedah buku di kawasan Medan Merdeka, Jakarta, Sabtu (23/11).

    Pantesan bertahun-tahun su 35 ga beres beres, Iver jg jelas, emang ga niat beli, gitu kog malah bangga

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s