Dinyatakan Bersalah Melakukan Pemalsuan Sparepart Pesawat, Tiga Pamen Mendapat Hukuman Disiplin

Persiapan penyimpanan spare parts Su-35 di gudang Lanud Iswahjudi (Antara)
Photo Ilustrasi: Persiapan penyimpanan spare parts. (Antara)

Sidang disiplin prajurit TNI AU yang di gelar di Mabesau Cilangkap, Jakarta, Senin (25/11/2019), menjatuhkan hukuman disiplin kepada tiga Pamen (Perwira Menengah) TNI AU.

Dilansir dari laman web TNI AU (25/ 11/ 2019), Dalam sidang disiplin prajurit yang dipimpin Kadisaeroau Marsma TNI Wisnu Dewantoko S.E., M.M selaku Atasan yang berhak Menghukum (Ankum) dan dihadiri Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., tiga pamen TNI AU yaitu Letkol Tek MAT, Letkol Tek SHR dan Mayor Tek YKR dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan sparepart pesawat.

Hasil sidang memutuskan penahanan berat 21 hari (Mayor Tek YKR), penahanan berat 14 hari (Letkol Tek MAT) dan penahanan berat 7 hari (Letkol SHR).

Ketiga Pamen rersebut juga mendapat sanksi administratif berupa penundaan mengikuti pendidikan satu periode dan usulan kenaikan pangkat tiga periode.

Kasau berharap hukuman ini memberi efek jera dan agar tidak ditiru oleh prajurit #TNI AU lainnya. Menurut Kasau, #TNI AU akan tegas terhadap prajuritnya yang tidak disiplin.

Editor: (D.E.S)

One thought on “Dinyatakan Bersalah Melakukan Pemalsuan Sparepart Pesawat, Tiga Pamen Mendapat Hukuman Disiplin”

  1. Emang sparepart nya ditukar ama.buatan glodok kali ya 🙆🙆🙆

    Kalo jaman jatuhnya herky di condet dulu kan sparepart barunya dikeluarkan dr gudang….bukannya dipasang utk ganti yg lama, malah dijual ke maskapai swasta 😤

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s