Kasum TNI Kunjungi Nunukan dan Sebatik

Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) Letjen TNI Joni Supriyanto mengunjungi langsung Nunukan dan Sebatik (10012020). (Prokal)
Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) Letjen TNI Joni Supriyanto mengunjungi langsung Nunukan dan Sebatik (10/01/2020). (Prokal)

Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) Letjen TNI Joni Supriyanto mengunjungi langsung Nunukan dan Sebatik daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia pada Jumat (10/1). Kunjungannya ini ingin memastikan kesiapsiagaan prajurit dalam mengamankan wilayah perbatasan.

Dilansir dari laman Prokal (11/ 1/ 2020), Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto didampingi beberapa pejabat kewilayahan seperti Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.PP, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono maupun Danlantamal XIII/Trk Laksma TNI Judijanto, S.E, M.M, M.AP, serta pejabat kewilayahan lainnya.

Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo, S.E, M.Tr.Hanla, mengatakan, dalam kunjunganya kali ini, Kasum TNI ingin mengetahui sampai di mana kekuatan dan kesiapsiagaan prajurit perbatasan dalam mengamankan wilayah perbatasan, terlepas dari isu yang sedang hangat saat ini yaitu konflik Natuna yang masih menjadi perbincangan hangat.

“Ya, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto berkeinginan selain mengecek kesiapan prajuritnya, juga ingin memberikan suntikan moril bahwa menjaga perbatasan bukan hal yang mudah. Karena prajurit dituntut untuk selalu tanggap dan waspada terhadap segala ancaman, gangguan, gambatan maupun tantangan yang terjadi diwilayahnya mengingat Nunukan berbatasan langsung baik darat maupun laut dengan negara tetangga Malaysia,” ujar Anton.

Kunjungan Kasum TNI di Pulau Sebatik, diawali dengan berkunjung di Pos Bambangan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg, Pos Marinir Bambangan, Pos Bukit Keramat Satgas Pamtas Yonif R 600/Mdg, Pos Marinir Sei Pancang dan Posal Sei Pancang.

Di Posal Sei Pancang, sedikit mendapat perhatian karena merupakan Pos paling Timur wilayah perbatasan pulau Sebatik, dan menjadi penanda bahwa bangsa Indonesia sangat memperhatikan perbatasannya dengan dibangun Posal Sei Pancang dengan dermaga yang sudah dibeton sepanjang 2 kilometer.

Selain itu di Posal Sei Pancang juga terdapat Satuan Radar TNI AL Integrated Maritime Surveillance System (IMSS) Coastal Surveillance Station (CSS) Sebatik yang dapat mendeteksi ancaman atau bahaya karena sudah dilengkapi dengan radar, AIS dan long range camera.

“Jadi TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mengecek langsung kesiapan alat-alat yang dimiliki Posal Sei Pancang tersebut,” tambah Anton.

Editor: (D.E.S)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s