Lima WNI Diculik Abu Sayyaf

Kapal yang digunakan kedelapan WNI yang diculik di perairan Tambisan Lahad Datu Malaysia. (Antara)
Kapal yang digunakan kedelapan WNI yang diculik di perairan Tambisan Lahad Datu Malaysia. (Antara)

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan WNI kembali disandera karena kelompok Abu Sayyaf masih berkeliaran. Terbaru, ada lima WNI yang diculik di perairan Malaysia.

Dilansir dari laman Detik (20/ 1/ 2020), Penculikan itu terjadi di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu, N Sabah, Malaysia pada hari Kamis (16/ 1/ 2020) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Lima WNI yang diculik ialah Arsyad bin Dahlan (42) selaku juragan, Arizal Kastamiran (29), La Baa (32), Riswanto bin Hayono (27), dan Edi bin Lawalopo (53).

Mahfud menyebut kelompok Abu Sayyaf merupakan dalang di balik penculikan ini.

“Ya justru penculiknya sama (Abu Sayyaf),” kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/1).

Mahfud mengatakan pihaknya tengah berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terkait dengan penculikan itu. Menurut dia, peristiwa penculikan tersebut merupakan masalah keamanan di wilayah laut negara lain.

“Saya masih akan diskusi dulu dengan Bu Menlu ya. Memang apa namanya kita berhasil membebaskan juga tiba-tiba 5 diambil lagi kan ini masalah keamanan di laut, dan lautnya kan bukan laut Indonesia. Ya nanti lah,” tuturnya.

Dia pun heran dengan kembali diculiknya para nelayan Indonesia. Mahfud mengatakan tengah mencari solusi-solusi agar kejadian tersebut tidak terulang.

“Itu salah satu pemikiran (tidak berlabuh lagi di sana), banyak lah pemikirannya. Itu kan aneh juga baru bebas 3 diambil 5 lagi. Terus kapan kita kalah dengan perompak gitu,” kata Mahfud.

Lantas apa kendala utama dalam penuntasan kasus penculikan dan penyanderaan WNI itu? “Kendala utamanya karena Abu Sayyaf ndak mati-mati,” ungkapnya.

Editor: (D.E.S)

3 tanggapan untuk “Lima WNI Diculik Abu Sayyaf”

  1. Kejadian yang berulang, coba pasukan đến jaka berbagai koordinasi dengan tentara laut di raja malaysia dan marinir khususnya pasukan sealnya philipine nyamar di kapal nelayan di sekitar laut lahad datu dan di tawi-tawi di sekitar Pulau palawan philipines untuk menumpas abu sayaf teroris selatan philipine.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s