Skadron Udara 11 Gelar Latihan Dog Fight dan BVR di Lanud Iswahjudi

Sejumlah penerbang Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin Makassar melaksanakan latihan pertempuran udara Dog Fight dan Beyond Visual Range (BVR) di Lanud Iswahjudi, Magetan. Latihan yang bertajuk Advance Fighter Tactical Course (AFTC) ini direncanakan akan berlangsung selama 7 minggu dan dipimpin langsung oleh Danskadron Udara 11, Letkol Pnb I Gusti Ngurah Sorga.

Saat diwawancarai di apron Skadron Udara 14 usai melaksanakan latihan, Senin (23/3/2020), Letkol Gusti menyampaikan bahwa, AFTC dilatih oleh 3 instruktur penerbang dari TFASA ( Afrika selatan) yang telah berpengalaman pada berbagai jenis pesawat tempur, sebagaimana dilansir dari laman TNI AU (23/ 03/ 2020).

Su-30 TNI AU dengan koleksi rudal R-27 Alamo (BVR), R-77 Adder (jarak menengah), R-73 Archer (jarak pendek). (Angkasa)
Su-30 TNI AU dengan koleksi rudal R-27 Alamo (BVR), R-77 Adder (jarak menengah), R-73 Archer (jarak pendek) (Angkasa)

“Latihan ini dilatih oleh 3 instruktur TFASA dari Afrika Selatan yang berpengalaman pada berbagai jenis pesawat tempur. Adapun tujuannya adalah melatih penerbang pesawat tempur Sukhoi SU-27/30 dalam melaksanakan pertempuran dari udara ke udara (Air to Air Combat), baik Dog Fight maupun BVR yang menggunakan rudal jarak pendek dan rudal jarak menengah,” demikian disampaikan oleh lulusan terbaik Seskoau A-53 tahun 2016 ini.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, pelaksanaan AFTC dilaksanakan dalam dua fase latihan, yakni Close Combat yang dikenal dengan istilah Dog Fight dan Beyond Visual Range (BVR).

Close Combat merupakan pertempuran jarak dekat, sementara BVR adalah pertempuran jarak jauh. Latihan Close Combat tersebut bisa dilaksanakan antara satu lawan satu pesawat dan dua lawan satu pesawat. Kemudian BVR merupakan latihan pertempuran udara jarak jauh. Latihan BVR ini dilatihkan untuk memaksimalkan kemampuan persenjataan yang dimiliki oleh pesawat tempur Sukhoi SU-27/30, khususnya persenjataan rudal jarak menengah.

“Kita berlatih dalam memahami dan mempelajari taktik BVR dengan persenjataan yang dimiliki oleh pesawat tempur Sukhoi SU-27/30,” ungkap Danskadron Udara 11.

Sebelum pelaksanaan AFTC, seluruh siswa melaksanakan Ground School selama satu minggu, kemudian dilanjutkan dengan terbang Familiarisasi dengan instruktur penerbang yang berasal dari TFASA (Afrika Selatan) tersebut, setelah itu baru melaksanakan fase latihan AFTC.

Photo: Su-30MK2 TS-3004 mendarat di Lanud Iswahjudi (TNI AU)

Editor: (D.E.S)

One thought on “Skadron Udara 11 Gelar Latihan Dog Fight dan BVR di Lanud Iswahjudi”

  1. Eeeeeeh, ini kok tidak mengundang instruktur BVR dari rusia yg sudah kesohor itu……pelecehan berat ini 😤😤😤

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s